Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Daun Snake Plant Menguning? Ternyata Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

M
Penulis: Miftahul Khair❯

Advertisement

Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)

PONTIANAK POST - Tanaman Snake Plant atau Lidah mertua (Dracaena trifasciata atau Sansevieria) merupakan tanaman hias populer karena tampilannya yang elegan dan daya tahannya yang tinggi. Namun, masalah umum yang sering dijumpai para pecinta tanaman adalah munculnya warna kuning pada daun.

Advertisement

Perubahan warna ini dikenal sebagai klorosis, yakni kondisi ketika tanaman tidak memperoleh zat gizi mikro yang cukup untuk memproduksi klorofil. Apabila daun yang menguning bertambah banyak, hal tersebut menjadi sinyal bahwa tanaman mengalami stres akibat perawatan yang kurang tepat.

Ringkasan Penyebab dan Solusi Daun Lidah Mertua Menguning

Advertisement

Penyebab UtamaTanda-Tanda FisikSolusi Cepat
Kelebihan AirDaun menguning, lembek, media terlalu basahHentikan penyiraman, ganti media tanam baru
Intensitas Sinar MatahariTerdapat bercak pucat atau cokelat terbakarPindahkan ke area berbintik cahaya (indirect light)
Suhu Tidak StabilDaun layu dan menguning mendadakJauhkan dari pintu, jendela, atau area berangin
Serangan HamaTampak kutu putih, tungau, atau bercak mengeringBersihkan dengan alkohol/minyak mimba
Masalah PupukTepi daun mengering atau pertumbuhan kerdilSiram air untuk membilas pupuk / berikan nutrisi rutin
Akar Padat (Root-bound)Tanaman memenuhi pot, air sulit meresapPindahkan ke pot lebih besar (repotting)
Penuaan AlamiHanya satu daun paling luar yang menguningPangkas daun tua sedekat mungkin ke pangkal

7 Penyebab Utama Daun Lidah Mertua Menguning

1. Penyiraman Berlebihan (Overwatering)

Lidah mertua memiliki sifat mirip sukulen yang menyimpan cadangan air pada daunnya. Penyiraman berlebihan—terutama pada musim hujan—dapat merusak jaringan akar dan memicu pembusukan, sehingga tanaman gagal menyerap nutrisi dan daun pun menguning.

2. Terlalu Banyak Paparan Sinar Matahari Langsung

Meski mampu beradaptasi di berbagai kondisi cahaya, paparan sinar matahari terik secara langsung dalam jangka panjang dapat membakar jaringan daun, menimbulkan bercak pucat, kuning, hingga cokelat kusam.

3. Fluktuasi Suhu dan Aliran Udara

Perubahan suhu secara mendadak atau penempatan tanaman di dekat ventilasi, pendingin ruangan, serta pintu yang sering dibuka-tutup dapat membuat tanaman stres dan memicu klorosis pada daun.

4. Serangan Hama Tanaman

Hama seperti kutu sisik, kutu putih, kutu daun, dan tungau laba-laba mengisap cairan nutrisi dari dalam daun. Bekas hisapan ini menyebabkan daun kehilangan warna hijau alami, menguning, lalu mati.

5. Ketidakseimbangan Nutrisi dan Pupuk

Pemberian pupuk yang berlebihan dapat membakar ujung daun hingga mengering. Sebaliknya, media tanam tua yang tidak pernah diberi pupuk selama bertahun-tahun membuat tanaman kekurangan unsur hara harian.

6. Kapasitas Pot Terlalu Sempit (Root-bound)

Ketika sistem perakaran sudah terlalu padat dan memenuhi seluruh ruang pot, akar tidak lagi memiliki cukup ruang untuk bernapas dan menyerap air serta nutrisi dari media tanam.

7. Fase Penuaan Alami

Apabila hanya satu daun di bagian paling luar atau paling bawah yang menguning secara bertahap, hal ini merupakan proses alami. Tanaman menggugurkan daun tua untuk mengalihkan energi pertumbuhan ke daun baru.

Langkah Penanganan dan Pemangkasan

Perlu diingat bahwa daun yang sudah terlanjur menguning tidak dapat kembali hijau. Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memangkas daun menguning tersebut menggunakan gunting atau pisau steril sedekat mungkin dengan pangkal tanaman agar estetika dan kesehatan tanaman tetap terjaga.

Setelah memangkas, lakukan tindakan perbaikan berikut:

  • Atur Ulang Penyiraman: Biarkan media tanam benar-benar kering hingga kedalaman lima sentimeter sebelum melakukan penyiraman berikutnya.

  • Repotting & Pembagian Tanaman: Jika akar sudah sangat padat atau membusuk, keluarkan tanaman, bersihkan akar yang rusak, lalu tanam kembali di pot baru menggunakan media yang poros.

  • Pembersihan Hama: Usap daun yang terinfeksi menggunakan kapas bersumbu alkohol gosok atau semprotkan larutan minyak mimba secara berkala.

Tips Mencegah Daun Menguning Sejak Dini

  • Letakkan tanaman di area dengan paparan cahaya terang tidak langsung selama 8–10 jam sehari.

  • Gunakan pot yang memiliki lubang drainase memadai di bagian dasar.

  • Pertahankan suhu lingkungan pada rentang ideal 21–32 derajat Celsius.

  • Berikan pupuk secukupnya hanya dua kali dalam setahun, yakni pada awal musim pertumbuhan (musim semi/kemarau).

Advertisement

Artikel Terkait

Populer Jadi Tanaman Hias, Apakah Snake Plant Beracun dan Bahaya Bagi Anjing?

Populer Jadi Tanaman Hias, Apakah Snake Plant Beracun dan Bahaya Bagi Anjing?

Hati-hati racun saponin pada lidah mertua yang picu muntah dan diare pada anjing. Simak penanganan tepat serta tanaman penggantiannya!

9 Varietas Snake Plant yang Bisa Tumbuh Hanya dengan Air

9 Varietas Snake Plant yang Bisa Tumbuh Hanya dengan Air

9 varietas snake plant ini bisa ditanam hanya dengan air, mulai Laurentii, Moonshine, hingga Whale Fin yang berdaun besar.

Jangan Tertipu Ukurannya, Ada Snake Plant Mini dan Ada yang Cuma Tumbuh Lambat

Jangan Tertipu Ukurannya, Ada Snake Plant Mini dan Ada yang Cuma Tumbuh Lambat

Snake plant tak selalu tumbuh dengan cara yang sama. Ada varietas kerdil, ada pula yang kecil karena pertumbuhannya lambat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer