Snake Plant Tak Rimbun? 7 Cara Membuat Lebih Lebat dan Penuh Anakan

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:16 WIB
Bunga lidah mertua (snake plant) tumbuh pada tangkai panjang dan memiliki aroma kuat menyerupai campuran rempah serta vanila. (BALCONYGARDENWEB)
Bunga lidah mertua (snake plant) tumbuh pada tangkai panjang dan memiliki aroma kuat menyerupai campuran rempah serta vanila. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Snake plant atau lidah mertua yang tumbuh kurus dan jarang tidak selalu disebabkan faktor genetik.

Cara tanaman beradaptasi terhadap lingkungan, termasuk pola penyiraman, kondisi pot, pencahayaan, pemangkasan, dan pemupukan, dapat memengaruhi kepadatan pertumbuhannya.

Balcony Garden Web menyebut terdapat tujuh cara yang dapat dilakukan untuk membuat snake plant tumbuh lebih penuh dan padat.

Baca Juga: 9 Varietas Snake Plant yang Tetap Mungil, Cocok untuk Ruangan Minimalis

Secara botani, tanaman ini tumbuh dari rimpang bawah tanah sehingga pertumbuhan rimbun berkaitan dengan seberapa aktif rimpang menghasilkan tunas baru.

1. Membagi Rumpun yang Terlalu Padat

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membagi tanaman yang sudah tua dan terlalu padat menjadi beberapa rumpun lebih kecil.

Baca Juga: Mengapa Daun Snake Plant Menguning? Ternyata Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanaman perlu dikeluarkan seluruhnya dari pot, kemudian dipotong menjadi dua hingga empat bagian. Setiap bagian harus memiliki akar dan daun sebelum ditanam kembali dalam pot kecil yang terpisah.

Setelah setiap bagian kembali stabil dan tumbuh, beberapa rumpun yang kuat dapat digabungkan dalam satu pot untuk menghasilkan tampilan yang lebih rimbun.

Pembagian rumpun disarankan dilakukan pada akhir musim semi atau musim panas agar tanaman mengalami guncangan seminimal mungkin dan memiliki peluang pertumbuhan kembali yang lebih baik.

Baca Juga: Apakah Tanaman Snake Plant Kamu Kekurangan atau Kelebihan Air? Cek Ciri-cirinya

2. Jangan Gunakan Pot Terlalu Besar

Snake plant juga dapat dibuat lebih rimbun dengan mempertahankan kondisi akar yang relatif rapat.

Alih-alih langsung memindahkan tanaman ke pot berukuran jauh lebih besar, gunakan pot yang hanya satu ukuran lebih besar dari pot sebelumnya.

Bahkan, pot lama masih dapat digunakan dengan mengganti media tanam agar akar tetap berada dalam kondisi rapat.

Kondisi akar yang terbatas disebut dapat mendorong rimpang menghasilkan anakan dan membuat pertumbuhan lebih melebar dibandingkan hanya tumbuh ke atas.

Rimpang juga sebaiknya berada sedikit di bawah permukaan tanah dan tidak ditanam terlalu dalam.

Baca Juga: 6 Jenis Black Snake Plant yang Bikin Ruangan Terlihat Elegan

3. Pilih Varietas yang Memang Rimbun

Pemilihan varietas menjadi faktor lain yang dapat menentukan kepadatan tanaman.

Beberapa varietas snake plant secara alami lebih mudah menghasilkan anakan dan membentuk pertumbuhan yang penuh. Di antaranya Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’, Golden Hahnii, dan Futura Superba.

Secara botani, nama tersebut kini diklasifikasikan sebagai Dracaena trifasciata, meski nama lama Sansevieria masih banyak digunakan.

Baca Juga: Snake Plant Bisa Berbunga Setahun Sekali, Ini 8 Cara untuk Memancing Bunganya

Varietas tersebut membentuk roset padat dengan daun yang tumbuh dalam susunan rapat.

Menggabungkan beberapa tanaman Hahnii dalam satu pot juga dapat menciptakan tampilan yang lebih rimbun tetapi tetap kompak.

4. Berikan Sedikit Gangguan pada Akar

Gangguan ringan pada akar disebut dapat memicu produksi anakan. Caranya dengan mengeluarkan snake plant dari pot, kemudian melonggarkan bola akar secara perlahan dan membersihkan sebagian tanah lama.

Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Tidak Mudah Roboh

Setelah itu, tanaman segera ditanam kembali menggunakan tanah lama yang dicampur media baru dan berpori.

Media dengan tambahan pasir kasar atau perlit juga dapat membantu meningkatkan aliran oksigen di sekitar rimpang dan mendukung pembentukan tunas baru.

Namun, cara ini disarankan menjadi salah satu langkah terakhir. Gangguan terhadap akar tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

5. Pangkas Daun yang Lemah

Pemangkasan juga dapat membantu mengarahkan kembali energi tanaman untuk menghasilkan pertumbuhan baru.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Corak Daun Snake Plant Lebih Cerah dan Tegas

Daun yang rusak, miring, terlalu tua, atau tidak lagi produktif dapat dipotong menggunakan gunting tajam hingga bagian pangkal.

Namun, pemangkasan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Balcony Garden Web menyarankan memangkas maksimal dua atau tiga daun sekaligus agar tanaman tidak mengalami tekanan berlebihan.

Setelah pemangkasan, tanaman dapat ditempatkan di area dengan cahaya terang. Sinar matahari pagi atau cahaya terang tidak langsung dinilai lebih baik dibandingkan paparan matahari sore yang terlalu kuat.

Baca Juga: Snake Plant Versus ZZ Plant, Mana yang Lebih Mudah Dirawat?

6. Atur Pola Penyiraman

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan daun menjadi lemas dan tumbuh dengan jarak yang lebih renggang.

Sebaliknya, siklus pengeringan yang terkontrol dapat membantu tanaman mempertahankan pertumbuhan yang lebih kompak.

Snake plant sebaiknya disiram ketika media tanam hampir kering, kemudian kelebihan air harus dibiarkan mengalir keluar sepenuhnya.

Baca Juga: 8 Cara Snake Plant Tumbuh Rapi Membentuk Roset dengan Lingkaran Simetris dan Rapi

Media yang dibiarkan kering beberapa hari lebih lama setelah terlihat kering juga disebut dapat membantu mempertahankan pertumbuhan yang lebih rapat.

7. Berikan Pupuk Secara Teratur dan Ringan

Snake plant dapat merespons pemberian pupuk ringan secara teratur, tetapi tidak menyukai pemupukan berlebihan.

Pupuk yang terlalu banyak, khususnya nitrogen, dapat mendorong pertumbuhan tinggi tetapi menghasilkan daun yang lebih lemah.

Selama bulan-bulan yang lebih hangat, pupuk yang telah diencerkan dapat diberikan setiap empat hingga enam minggu.

Baca Juga: Snake Plant Punya Daun Tajam sehingga Disebut Juga Lidah Mertua, Ini Penjelasannya

Pilihan organik seperti ekstrak rumput laut atau worm tea juga disebut dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan daun yang kompak.

Pupuk sebaiknya diberikan ketika media sedikit lembap untuk membantu melindungi rimpang.

Tambahan magnesium seperti sedikit garam Epsom dapat diberikan pada awal musim semi untuk membantu menebalkan pertumbuhan daun.

Pemberian tersebut disarankan hanya tiga hingga empat kali dalam setahun karena magnesium berlebihan dapat mengganggu penyerapan kalsium pada tanaman dalam wadah.

Baca Juga: Tak Cuma Berdaun Panjang, 25 Varietas Lidah Mertua Ini Punya Bentuk Unik, Ada yang Mirip Sirip Paus

Kombinasi Perawatan Menentukan

Snake plant yang tampak jarang tidak harus dibiarkan tumbuh memanjang dan kurang padat.

Kepadatan tanaman dapat diupayakan melalui kombinasi pemilihan varietas, pengaturan ukuran pot, pembagian rumpun, pemangkasan, pola penyiraman, pencahayaan, dan pemupukan.

Dengan perawatan yang sesuai, tanaman yang sebelumnya terlihat jarang dapat diarahkan menjadi lebih penuh dan menghasilkan lebih banyak tunas dari rimpangnya. (*)

 

Editor : Chairunnisya
tanaman indoor cara merawat snake plant snake plant rimbun anakan snake plant lidah mertua