PONTIANAK POST - Snake plant atau tanaman lidah mertua selama ini dikenal dengan bentuk daunnya yang tegak.
Namun, tanaman tersebut juga dapat dibentuk menjadi pola spiral sehingga tampil seperti dekorasi hidup di dalam ruangan.
Balcony Garden Web menyebut terdapat lima teknik yang dapat digunakan untuk melatih snake plant agar tumbuh atau tersusun menyerupai spiral.
Baca Juga: Snake Plant Tak Rimbun? 7 Cara Membuat Lebih Lebat dan Penuh Anakan
Proses tersebut membutuhkan kesabaran karena daun perlu diarahkan secara bertahap agar tidak patah atau mengalami luka.
1. Pilih Varietas yang Tepat
Langkah pertama adalah memilih jenis snake plant yang sesuai. Tidak semua varietas memiliki karakter daun yang mudah dibentuk menjadi spiral.
Baca Juga: 9 Varietas Snake Plant yang Tetap Mungil, Cocok untuk Ruangan Minimalis
Sansevieria cylindrica atau African Spear Plant disebut lebih mudah dilatih karena memiliki daun panjang berbentuk silinder.
Selain itu, Sansevieria ‘Twisted Sister’ memiliki daun yang secara alami sudah menunjukkan bentuk melengkung.
Varietas Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’ juga dapat menjadi pilihan karena memiliki pertumbuhan roset yang kompak dengan daun lebih pendek sehingga relatif mudah diarahkan.
Pilihan lainnya adalah Sansevieria masoniana atau Whale Fin dan Sansevieria Ballyi Cordova. Kultivar hibrida cylindrica seperti ‘Skyline’ atau varietas yang sudah dikepang juga dapat digunakan.
Baca Juga: Mengapa Daun Snake Plant Menguning? Ternyata Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Disarankan memilih tanaman yang masih muda karena daunnya lebih mudah beradaptasi terhadap proses pembentukan dibandingkan tanaman dewasa yang memiliki daun lebih kaku.
2. Gunakan Rangka Spiral
Cara yang disebut paling mudah untuk membantu membentuk snake plant adalah menggunakan rangka spiral atau trellis.
Rangka berbentuk spiral dipasang di dalam pot. Daun muda kemudian diarahkan mengelilingi rangka tersebut menggunakan pengikat tanaman yang lembut atau tali rami.
Seiring pertumbuhan tanaman, posisi daun perlu disesuaikan dan diikat kembali agar tetap mengikuti bentuk rangka.
Baca Juga: Apakah Tanaman Snake Plant Kamu Kekurangan atau Kelebihan Air? Cek Ciri-cirinya
Namun, pengikat tidak boleh dipasang terlalu kencang. Daun harus tetap memiliki ruang untuk berkembang karena ikatan yang terlalu kuat dapat meninggalkan bekas luka pada permukaan daun.
3. Putar Daun Secara Bertahap
Bagi penghobi tanaman yang tidak ingin menggunakan rangka, pembentukan spiral dapat dilakukan secara manual.
Daun diputar perlahan beberapa derajat pada satu waktu mengikuti arah spiral yang diinginkan. Teknik tersebut tidak dilakukan dengan memaksa daun langsung membentuk lengkungan tajam.
Baca Juga: 6 Jenis Black Snake Plant yang Bikin Ruangan Terlihat Elegan
Kuncinya adalah kesabaran. Memutar daun terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat daun robek.
Proses tersebut dilakukan secara perlahan selama beberapa bulan hingga daun secara bertahap menjadi lebih kaku dan mempertahankan bentuk spiral.
Untuk menjaga konsistensi arah putaran, arah spiral dapat ditandai menggunakan tanda panah kecil pada bagian tepi pot.
Baca Juga: Snake Plant Bisa Berbunga Setahun Sekali, Ini 8 Cara untuk Memancing Bunganya
4. Manfaatkan Arah Cahaya
Cahaya juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengarahkan pertumbuhan snake plant.
Tanaman secara alami menunjukkan fototropisme, yakni kecenderungan tumbuh atau membengkok ke arah sumber cahaya.
Dengan menempatkan sumber cahaya sedikit dari salah satu sisi, arah pertumbuhan tanaman dapat dipengaruhi.
Pot kemudian diputar secara berkala, sekitar setiap beberapa minggu. Daun yang mengikuti arah cahaya secara bertahap dapat membantu membentuk pola spiral.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Tidak Mudah Roboh
Teknik ini memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan penggunaan rangka dan tidak menghasilkan spiral yang sempurna. Namun, hasilnya dapat terlihat lebih alami.
Gunakan tiang moss yang ditempatkan dengan sudut tertentu sebagai tempat daun bersandar ketika mengikuti arah cahaya.
5. Gunakan Beberapa Tanaman Sekaligus
Cara lain untuk mendapatkan tampilan spiral adalah menggunakan beberapa tanaman muda dalam satu pot.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Corak Daun Snake Plant Lebih Cerah dan Tegas
Alih-alih memaksa satu tanaman membentuk spiral, tiga hingga lima tanaman snake plant muda berbentuk silinder dapat ditanam dalam pola melingkar.
Masing-masing tanaman kemudian diarahkan sedikit ke arah yang diinginkan.
Ketika tanaman tumbuh, susunan daun dari beberapa tanaman tersebut akan terlihat seperti satu tanaman besar yang membentuk spiral.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Corak Daun Snake Plant Lebih Cerah dan Tegas
Teknik ini disebut menciptakan ilusi spiral tanpa memerlukan terlalu banyak manipulasi terhadap daun.
Namun, tunas atau anakan yang tumbuh tidak sesuai dengan pola dapat dipangkas agar tampilan spiral tetap rapi.
Teknik tersebut disebut cocok digunakan pada Sansevieria lady charm dan varietas serupa.
Perlu Kesabaran
Membentuk snake plant menjadi spiral bukan proses instan. Setiap teknik membutuhkan waktu agar tanaman dapat menyesuaikan pertumbuhannya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hijau, 6 Lidah Mertua Ini Tampil Gelap dan Bikin Sudut Rumah Terlihat Lebih Elegan
Pemilihan tanaman muda, penggunaan rangka, pemutaran daun secara perlahan, pengaturan arah cahaya, hingga penataan beberapa tanaman dapat menjadi pilihan untuk menghasilkan bentuk spiral.
Dengan teknik yang dilakukan secara konsisten dan tidak memaksakan perubahan bentuk secara cepat, snake plant dapat diarahkan menjadi tanaman hias dengan tampilan yang berbeda dari bentuk alaminya. (*)
Editor : Chairunnisya