PONTIANAK POST - Lidah mertua atau snake plant menjadi salah satu tanaman yang banyak dipilih untuk menghiasi rumah.
Bentuk daunnya yang tegak membuat tanaman ini mudah ditempatkan di sudut ruangan tanpa membutuhkan banyak ruang.
Namun, ada alasan lain mengapa tanaman bernama Sansevieria trifasciata ini cukup populer. Lidah mertua dikenal mampu beradaptasi dengan kondisi minim air dan tidak membutuhkan perawatan intensif.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, 5 Lidah Mertua Ini Punya Bentuk Tak Biasa dan Bisa Jadi Pusat Perhatian di Rumah
Karakter tersebut membuatnya cocok bagi penghuni rumah yang ingin memiliki tanaman tetapi tidak punya banyak waktu untuk merawatnya.
Sering Dipilih untuk Kamar Tidur
Halodoc mengungkap lidah mertua juga memiliki karakter fisiologis yang berbeda dari banyak tanaman lainnya.
Tanaman ini menggunakan mekanisme CAM (Crassulacean Acid Metabolism), yang memungkinkan pertukaran gas berlangsung pada malam hari.
Karena itu, lidah mertua kerap ditempatkan di kamar tidur. Selain memberikan sentuhan hijau pada ruangan, tanaman ini juga dikaitkan dengan kemampuannya membantu menyerap sejumlah polutan udara seperti formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilena.
Baca Juga: Tak Cuma Berdaun Panjang, 25 Varietas Lidah Mertua Ini Punya Bentuk Unik, Ada yang Mirip Sirip Paus
Meski demikian, keberadaan tanaman tidak berarti ventilasi ruangan bisa diabaikan. Sirkulasi udara dan kebersihan rumah tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara.
Jangan Sampai Daunnya Dimakan Hewan Peliharaan
Hal yang sering luput dari perhatian justru berkaitan dengan hewan peliharaan.
Lidah mertua mengandung saponin, sehingga dapat menimbulkan gangguan jika tertelan oleh kucing atau anjing. Gejalanya dapat berupa air liur berlebihan, mual, muntah, hingga diare.
Karena itu, pemilik hewan peliharaan sebaiknya mempertimbangkan lokasi penempatan tanaman. Meletakkannya di tempat yang sulit dijangkau hewan menjadi langkah sederhana untuk mengurangi risiko.
Perawatannya Tidak Perlu Merepotkan
Keunggulan lidah mertua lainnya adalah kebutuhan air yang relatif rendah. Tanaman ini justru tidak cocok jika terlalu sering disiram karena kondisi media yang terus basah dapat mengganggu pertumbuhannya.
Daunnya juga sebaiknya dibersihkan secara berkala dari debu. Langkah sederhana tersebut membuat tanaman tetap terlihat sehat sekaligus menjaga tampilannya sebagai bagian dari dekorasi rumah.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hijau, 6 Lidah Mertua Ini Tampil Gelap dan Bikin Sudut Rumah Terlihat Lebih Elegan
Pada akhirnya, daya tarik lidah mertua bukan hanya karena bentuknya yang unik.
Tanaman ini menawarkan kombinasi perawatan sederhana dan manfaat bagi lingkungan rumah, tetapi tetap perlu ditempatkan dengan bijak, terutama jika di dalam rumah terdapat hewan peliharaan.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob