Sejarah Lahirnya PKI, Berawal dari Gerakan Buruh dan ISDV pada 1920

Silvina • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 12:55 WIB
Ilustrasi sejarah gerakan buruh dan perkembangan organisasi politik di Hindia Belanda pada awal abad ke-20.
Ilustrasi sejarah gerakan buruh dan perkembangan organisasi politik di Hindia Belanda pada awal abad ke-20.

 

PONTIANAK POST – Sejarah lahirnya Partai Komunis Indonesia (PKI) berkaitan erat dengan perkembangan gerakan buruh dan organisasi politik di Hindia Belanda pada awal abad ke-20.

Artikel ini mengutip tulisan D.N. Aidit berjudul ”Lahirnya PKI dan Perkembangannya” yang dimuat di Marxists Internet Archive. Tulisan tersebut merupakan pidato Aidit pada 23 Mei 1955 untuk memperingati ulang tahun ke-35 PKI.

Gerakan Buruh Sebelum PKI

Baca Juga: Dari Deklarasi Jenewa hingga UNICEF, Begini Sejarah Perlindungan Hak Anak yang Menginspirasi Indonesia

Dalam tulisannya, Aidit menjelaskan bahwa kemunculan PKI tidak berlangsung secara tiba-tiba. Sebelumnya telah berkembang organisasi buruh dan aktivitas politik yang kemudian menjadi bagian dari proses pembentukan partai.

Aidit menyebut serikat buruh kereta api SS-Bond yang berdiri pada 1905 dan VSTP yang berdiri pada 1908. Perkembangan kesadaran buruh kemudian mendorong munculnya organisasi politik yang tidak hanya bergerak dalam persoalan serikat pekerja.

Pada Mei 1914, ISDV berdiri di Semarang. Organisasi tersebut menghimpun intelektual revolusioner Indonesia dan Belanda dengan tujuan menyebarkan Marxisme di kalangan buruh dan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Dari Klinik Era Belanda hingga Kereta Api Presiden, Begini Sejarah Penggunaan AC di Indonesia

ISDV dan Berdirinya PKI

Menurut Aidit, ISDV kemudian melebur menjadi PKI pada 23 Mei 1920. Aidit mengaitkan proses tersebut dengan perkembangan kelas buruh, pertumbuhan industri, serta pengaruh Revolusi Sosialis Oktober 1917 di Rusia.

Dalam pandangannya, perkembangan industri seperti perkebunan, pelabuhan, jalur kereta api, dan bengkel reparasi ikut melahirkan kelompok pekerja yang disebutnya sebagai kelas proletar.

Baca Juga: Proklamasi Dibacakan Sekali, Merdeka Selamanya: Inilah Sejarah Besar Indonesia 17 Agustus 1945

PKI dan Perkembangan Gerakan Buruh

Setelah berdiri, menurut Aidit, PKI berkembang dalam gerakan buruh. Pengaruhnya disebut semakin kuat melalui VSTP dan PPKB.

Kongres PPKB di Semarang pada Agustus 1920, menurut tulisan tersebut, dihadiri 22 serikat buruh dengan jumlah anggota keseluruhan mencapai 72.000 orang.

Aidit juga mencatat terjadinya pemogokan di Jawa dan Sumatra pada 1920. Peristiwa tersebut disebutnya ikut memperkuat kesadaran mengenai organisasi dan disiplin di kalangan buruh.

Editor : Silvina
sejarah PKI lahirnya PKI ISDV gerakan buruh 23 Mei 1920