PONTIANAK POST - Menanam cabai dalam pot dapat menjadi pilihan bagi orang yang memiliki ruang terbatas.
Tanaman cabai memiliki pertumbuhan yang relatif kompak sehingga dapat tumbuh dengan baik di dalam wadah.
Balcony Garden Web menyebut tanaman cabai merupakan tanaman tahunan berumur pendek di wilayah tropis dan subtropis.
Baca Juga: Harga Sembako di Sanggau Naik, Cabai Tembus Rp150 Ribu per Kg
Tanaman ini dapat hidup selama beberapa tahun dengan perawatan yang tepat. Di daerah tropis dan subtropis, cabai dapat ditanam sepanjang tahun kecuali pada puncak musim panas.
Mulai dari Benih atau Bibit
Tanaman cabai dapat ditanam menggunakan bibit yang dibeli dari pembibitan atau dimulai dari benih.
Perkecambahan benih biasanya membutuhkan waktu satu hingga tiga minggu, tergantung pada kehangatan dan kelembapan.
Baca Juga: Harga Cabai di Kalbar Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kilogram
Benih ditanam sekitar seperempat inci atau sekitar 0,6 sentimeter dalam media persemaian. Wadah persemaian kemudian ditempatkan di lokasi hangat.
Suhu di atas 15 derajat Celsius penting untuk membantu proses perkecambahan. Media juga perlu dijaga tetap lembap dengan penyemprotan secara berkala.
Benih dapat ditutup menggunakan plastik untuk membantu proses perkecambahan dan ditempatkan di lokasi hangat.
Baca Juga: Petani Semparuk Manfaatkan Limbah Tahu untuk Siram dan Pupuk Cabai di Tengah Kekeringan
Pilih Pot dengan Drainase Baik
Tanaman cabai dapat tumbuh dalam pot karena memiliki kebiasaan tumbuh yang kompak.
Tinggi tanaman umumnya sekitar 1-3 kaki atau sekitar 30-90 sentimeter, tergantung varietas. Dalam kondisi yang mendukung dan ditanam di tanah, beberapa kultivar dapat tumbuh hingga sekitar 4 kaki.
Pot berkapasitas 5 galon dengan kedalaman dan lebar sekitar 12 inci dinilai cukup untuk satu tanaman pada sebagian besar varietas.
Untuk varietas berukuran kecil, pot 3 galon dapat digunakan. Sementara varietas besar atau tanaman yang ditanam di wilayah hangat dapat menggunakan pot berukuran 7-10 galon.
Wadah harus memiliki lubang drainase yang cukup. (*)
Editor : Chairunnisya