Tanaman Pepaya Butuh Banyak Sinar Matahari, Ini Cara Merawatnya

Chairunnisya • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:58 WIB
Tanaman pepaya membutuhkan sinar matahari cukup, tanah dengan drainase baik, serta penyiraman dan pemupukan yang sesuai. (BALCONY GARDEN WEB)
Tanaman pepaya membutuhkan sinar matahari cukup, tanah dengan drainase baik, serta penyiraman dan pemupukan yang sesuai. (BALCONY GARDEN WEB)

PONTIANAK POST - Setelah ditanam, pepaya membutuhkan perawatan yang tepat agar pertumbuhannya tetap baik.

Sinar matahari, kondisi tanah, air, suhu, mulsa, dan pupuk menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pastikan Mendapat Sinar Matahari

Menurut ulasan Balcony Garden Web ,pepaya membutuhkan banyak cahaya karena aktivitas fotosintesisnya tinggi.

Baca Juga: Cara Menanam Pepaya dari Biji di Pot agar Tumbuh Subur

Tanaman ini disebut membutuhkan paparan sinar matahari sekitar enam hingga tujuh jam setiap hari.

Selain cahaya, lokasi penanaman juga perlu diperhatikan. Tanaman pepaya tidak terlalu kuat sehingga sebaiknya tidak ditempatkan di lokasi yang terlalu berangin.

Jangan Biarkan Tanah Terlalu Basah

Tanah untuk pepaya harus gembur, lembap, kaya bahan organik, subur, dan memiliki drainase baik.

Baca Juga: Daun Pepaya dan Temuireng, Dua Herbal Pahit untuk Bantu Nafsu Makan

Drainase menjadi bagian penting karena tanah yang terlalu banyak menahan air dapat menimbulkan masalah pada akar.

Selama masa perkecambahan dan beberapa bulan pertama setelah ditanam, pepaya membutuhkan cukup banyak air. Tanah sebaiknya tetap sedikit lembap, tetapi tidak dalam kondisi terlalu basah.

Penyiraman mendalam dapat dilakukan ketika lapisan atas tanah sekitar satu inci mulai mengering.

Baca Juga: Manfaat Bunga Pepaya untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Baik untuk Jantung

Sebaliknya, kelebihan air dapat menyebabkan daun muda menguning, bunga gugur lebih cepat, dan busuk akar.

Perhatikan Suhu

Suhu yang disebut optimal untuk pertumbuhan pepaya berada pada kisaran 20–32 derajat Celsius.

Suhu rendah dapat memperlambat pertumbuhan, sedangkan suhu yang terlalu tinggi dapat menurunkan produksi.

Dalam kondisi suhu ekstrem, kuncup bunga dapat gugur dan pertumbuhan tanaman berhenti sementara.

Baca Juga: Jus Pepaya Ampuh Meredakan Asam Urat, Mudah dan Murah!

Gunakan Mulsa dan Pupuk

Pemberian mulsa dari bahan organik dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah. Mulsa juga membantu melindungi tanaman dari kondisi panas maupun dingin.

Pepaya termasuk tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi. Sumber menyarankan pemberian pupuk kandang matang atau kompos secara teratur di sekitar pangkal tanaman.

Saat tanaman aktif tumbuh, pupuk seimbang dapat diberikan setiap dua hingga empat minggu.

Baca Juga: Rahasia Ampuh! Begini Cara Hilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya dengan Mudah

Ketika tanaman mulai menghasilkan buah, frekuensi pemupukan dikurangi menjadi setiap tujuh hingga delapan minggu dengan konsentrasi setengah dari takaran yang direkomendasikan. (*) 

Editor : Chairunnisya
pepaya dalam pot merawat pepaya perawatan tanaman pepaya pupuk pepaya menyiram pepaya