PONTIANAK POST - Ada banyak pilihan media transportasi untuk melakukan perjalanan panjang, terutama untuk menghabiskan waktu liburan.
Bagi orang-orang yang memilih transportasi darat, mereka dapat memilih antara kereta, bus atau mobil pribadi.
Saat mudik Lebaran 2025, bus menjadi salah satu pilihan transportasi yang bisa digunakan untuk pulang ke kampung halaman.
Ada beberapa tips aman yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan diri saat perjalanan menggunakan bus.
Baca Juga: Kapan Idulfitri 2025? Ini Perkiraan Jadwal Muhammadiyah, NU, BRIN, dan Pemerintah
1. Pastikan Kondisi Kesehatan
Dilansir dari Astra, setelah pandemi yang melanda dunia, menjaga kesehatan sebelum bepergian menjadi hal yang penting.
Hal ini juga berlaku untuk perjalanan jarak jauh dengan berbagai jenis transportasi.
Selain demi kenyamanan pribadi, kondisi tubuh yang prima juga membantu menghindari ketidaknyamanan bagi penumpang lain.
Baca Juga: Manfaat Puasa Dalam Perspektif Kesehatan
2. Kenali Peralatan Keamanan Dalam Bus
Dilansir dari MKR Firm, begitu memasuki dan duduk di dalam bus, luangkan waktu sebentar untuk menemukan pintu atau jalan keluar darurat dan peralatan keamanan lainnya.
Ketika bus yang kita tumpangi mengalami kecelakaan, pintu keluar masuk yang biasa digunakan belum tentu dapat digunakan dengan baik.
Maka kita harus memecahkan kaca jendela atau memanjat ke atap untuk keluar dari bus.
Identifikasi pula alat pemadam kebakaran yang disediakan, biasanya akan diletakan di tempat yang mudah ditemukan, dan bagaimana cara untuk menggunakannya.
Baca Juga: Ramadan Tak Selebar Daun Kelor
3. Usahakan Hanya Membawa Barang-barang Penting
Karena bus adalah transportasi umum, kita perlu membatasi barang bawaan agar tidak merepotkan diri sendiri maupun penumpang lain.
Sebaiknya, bawa maksimal tiga tas. Barang pribadi dan penting, seperti camilan atau air minum, sebaiknya dimasukkan ke dalam tas kecil yang bisa disimpan di kabin atau rak atas.
Sementara itu, pakaian dan barang lainnya yang hanya dibutuhkan di tempat tujuan dapat disimpan di tas terpisah di bagasi.
4. Pilih Pakaian yang Cocok
Beberapa bus dilengkapi dengan pendingin ruangan, sementara yang lain tidak.
Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri menghadapi suhu di dalam bus.
Jika bus ber-AC, gunakan jaket atau pakaian yang lebih tebal agar tetap nyaman selama perjalanan.
Beberapa bus juga menyediakan selimut, jadi jangan ragu untuk bertanya kepada staf.
Sebaliknya, jika bus tidak memiliki pendingin udara, pastikan mengenakan pakaian yang nyaman agar tidak kepanasan.
5. Pastikan Baterai Gadget Penuh
Karena tidak semua bus menyediakan fasilitas pengisi daya, pastikan gawai Anda terisi penuh sebelum perjalanan.
Hal ini penting agar Anda tetap bisa berkomunikasi dalam keadaan darurat atau sekadar mendengarkan musik untuk hiburan.
Selain itu, membawa powerbank juga bisa menjadi solusi praktis agar baterai perangkat tetap terisi selama perjalanan. (*/r)
Editor : Miftahul Khair