“Kawasan pantai yang ada di Tanjung Api, adalah pantai yang sampai saat ini masih dijaga kelestariannya, karena menjadi tempat penyu naik ke darat untuk bertelur,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kambau Borneo, Muraizi.
Melihat potensi tersebut, Bupati Sambas, H Satono mengajak semua pihak mendukung majunya kepariwisataan yang ada. Pemkab melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas, menjadi leading sector yang terus mempromosikan tempat wisata yang ada dengan menggandeng jajaran lain.
"Ini bukan yang pertama saya melepaskan tukik dan penyu dewasa di Pantai Tanjung Api. Di sini ekosistem alam masih sangat alami, penyu dari berbagai belahan dunia sering naik bertelur. Ini adalah daya tarik wisata yang diunggulkan, melalui Disparpora kami di Pemkab Sambas sering promosikan agar wisatawan datang untuk melihatnya secara langsung," katanya.
Belum lama ini, Bupati Sambas bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj Yunisa Satono melepaskan 500 ekor tukik dan penyu dewasa bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Api dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kambau Borneo di Pantai Tanjung Api Desa Sebubus.
"Pelepasan tukik dan penyu dewasa ke laut lepas ini dalam rangka mendukung pelestarian penyu dan menjaga ekosistem laut bersama masyarakat. Saya sebagai kepala daerah tentunya sangat mendukung pelestarian penyu yang dilakukan masyarakat Desa Sebubus yang sekaligus bisa menjadi daya tarik wisata," katanya.
Kegiatan ini, menjadi salah satu bukti bahwa Pemkab Sambas sangat mendukung pelestarian penyu. Termasuk bagaimana Pemkab Sambas melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) juga gencar mempromosikan wisata di perbatasan yang ada di Kabupaten Sambas.(fah) Editor : Misbahul Munir S