“Naik Dango adalah salah satu kekayaan adat budaya yang dimiliki penduduk Kabupaten Sambas. Sehingga patut untuk dilestarikan bersama, dan melalui ajang (gawai) inilah salah satu upaya melestarikan adat budaya masyarakat,” kata Politisi PKB Sambas ini.
Dirinya pun menyampaikan selamat menggelar gawai kepada masyarakat yang melaksanakannya. “Kami menyampaikan selamat kepada masyarakat yang melaksanakan gawai, dan seluruh rangkaian yang ada berjalan aman, lancar dan sukses,” sebutnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas, I Ketut Sukarja. Dirinya mengharapkan kegiatan gawai Naik Dango menjadi bagian dari upaya melestarikan adat budaya serta meningkatkan kepariwisataan di Kabupaten Sambas.
“Tak hanya bagian melestarikan adat budaya, tapi dengan pelaksanaan gawai ini meningkatkan kepariwisataan di Kabupaten Sambas,” ucap I Ketut. Pantauan koran ini, kegiatan Naik Dango di hari pertama mengundang ratusan masyarakat datang ke Rumah Radakng, terlebih pada Sabtu (27/5) malam. Rangkaian kegiatan Naik Dango, ditutup secara resmi oleh Bupati Sambas pada Minggu (28/5) malam. (fah) Editor : Misbahul Munir S