SEJUMLAH warga mengapresiasi Pemkab Sambas atas pelebaran Jalan Raya Sejangkung yang saat ini mulai dilaksanakan. Pasalnya, di jam-jam tertentu kawasan tersebut padat baik aktivitas pendidikan maupun masyarakat pada umumnya.
Perlu diketahui, Jl Raya Sejangkung terdapat bangunan fasilitas pendidikan, mulai dari SLB, SMA Sederajat, hingga perguruan tinggi seperti Kampus Politeknik Negeri Sambas, dan Kampus IAIS. Belum lagi aktivitas masyarakat lainnya. Tak ayal, di jam-jam tertentu kepadatan lalu lintas akan terlihat.
Nani, warga Kecamatan Sejangkung berharap dengan dilebarkannya jalan, lalu lintas di kawasan tersebut semakin lancar. Kemudian penting lagi, bisa mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kalau pagi, memang ramai pengendara melalui jalan tersebut, jadi kepadatan terlihat dikarenakan kondisi jalan sempit, jadi kalau dilebarkan nanti tak akan terjadi lagi,” kata Nani, Selasa (3/10).
Pengalamannya, ketika ada mobil roda empat lewat, jalan sudah terlihat penuh, sehingga harus hati-hati ketika melalui jalan tersebut.
“Kalau sudah lebar, nantinya kan untuk selisih mobil lebih enak. Kemudian juga memberikan kenyamanan bagi pengendara sepeda motor,” ujarnya.
Yansah, mahasiswa di salah satu kampus yang ada di Jl Sejangkung juga merasa senang jika pelabaran jalan nanti sudah rampung.
“Mudahan cepat selesai, jadi jalan bisa lebar. Kami sebagai pengguna jalan yang kerap melewati ruas jalan itu tentu akan merasa nyaman,” sebut dia.
Pelebaran Jl Raya Sejangkung, sudah lama direncanakan Bupati Sambas, Satono. Dia melihat, di ruas jalan itu merupakan akses pendidikan, karena banyak bangunan sekolah, termasuk kampus.
“Setiap hari, kawasan tersebut menjadi akses utama pelajar, mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Satono turut dukungan masyarakat agar pembangunan yang dilaksanakan bisa cepat selesai.
“Kami rencanakan untuk tahapan awal, paling tidak sampai di daerah kampus Poltesa. Kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat dalam rangka mensukseskan pembangunan yang menjadi program pemerintah,” pungkasnya.
Hasil pantauan koran ini pada Selasa (3/10) sejumlah pekerja dan kendaraan berat mulai menggali tepian jalan. Kegiatan ini terlihat beberapa hari terakhir. (fah)
Editor : A'an