SAMBAS – Pengelola wisata didaerah perbatasan yakni di Camar Bulan Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.
Berharap adanya pembangunan pos lintas Negara wisata yang diperuntukkan pelancong dari luar negeri seperti Malaysia.
Hal tersebut disampaikan Edian Apriangga Pengelola Wisata Rumah Terbalik Temajuk saat Podcast Berbicara Pengembangan Pariwisata Sambas (Bepapas) yang dilaksanakan Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas, Jumat (24/11) di Hotel Pantura Jaya.
Disampaikan Angga sapaan akrabnya, saat ini mengenai fasilitas pariwisata, khususnya penginapan yang layak, sudah ada di Temajuk. Mulai dari rumah terbalik, sekarang ada Villa Kapal serta Crab Village.
“Kalau untuk rumah terbalik ada sekitar 43 penginapan, kemudian di villa kapal dan crab village masing-masing ada delapan penginapan yang itu standar VIP, artinya investor yakni bos saya yang merupakan owner Rumah terbalik sudah membuat penginapan, tinggal kedepannya bagaimana sarana dan prasarana lain untuk dibangun di Temajuk untuk saling mendukung,” kata Angga yang juga mengelola Villa Kapal di Mauludin dan Crab Village di Camar Bulan.
Memang secara kebutuhan, antara pengunjung dengan jumlah kamar, terutama saat hari besar atau liburan, masih saja kekurangan.
Misalnya untuk libur Idul Fitri atau antara dua hari idul fitri hingga enam hari, ada sekitar 26 ribu.
“Hanya memang, untuk hari-hari biasa atau libur weekend antara 50 kunjungan, dan itu untuk keperluan penginapan sangat mencukupi.
Tapi memang yang dikhawatirkan, saat libur Idul Fitri yang meski ada penambahan kamar penginapan yang dikembangkan, tetap saja kurang,” katanya.
Dimana jika dirata-ratakan, dari sejak ada Villa Rumah Terbalik, Senin sampai Jumat sekitar 50 orang. Kalau weekend, sampai kurang lebih seratus pengunjung.
“Sekarang kalau jalan sudah baik, jadi pengunjung bisa pulang hari itu juga. Kemudian listrik, sebagai hadiah pada 17 Agustus tahun ini, sudah menyala 24 jam, diharapkan bisa mendukung peningkatan kunjungan di hari-hari biasa atau weekend,” katanya.
Pihaknya juga berharap, kedepannya jalan akses dari Temajuk ke Perbatasan, bisa diperbaiki.
“Diharapkan, dengan adanya jalan akses bisa mendorong kunjungan wisatawan luar negeri terutama dari Melano dan Malaysia pada umumnya, namun pada umumnya perhatian dari pemerintah sudah cukup banyak, hanya memang ada beberapa hal lain, termasuk adalah sinyal,” katanya.(fah)
Editor : A'an