Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Poltesa Tuan Rumah Seminar Nasional, Bagian Dukung SDGs

A'an • Selasa, 5 Desember 2023 | 11:01 WIB
Yuliansyah, Direktur Poltesa saat membuka Seminar Nasional Sehati Abdimas yang diikuti 34 kampus, secara duri
Yuliansyah, Direktur Poltesa saat membuka Seminar Nasional Sehati Abdimas yang diikuti 34 kampus, secara duri

 

SAMBAS – Direktur Politeknik Negeri Sambas, Yuliansyah membuka Seminar
Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Sehati Abdimas) yang diikuti sekitar 34 kampus, Kementerian Keuangan RI, dan PTPN dengan pemakalah sebanyak 100 orang dengan jumlah paper 102 artikel, Senin (4/12) di Kampus Poltesa.

Kegiatan seminar Nasional yang dilaksanakan secara daring dan luring tersebut menjadi bagian mendukung tujuan Sustainable Development Goals menghadirkan keynote speech Ir Teti Armiati Argo, Tim Ahli SDGs Center Institut Teknologi Bandung yang menyampaikan "Peran Perguruan Tinggi dalam mendorong pencapaian SDGs: Peluang dan tantangan diera Digital".

Kemudian Yudithya Ratih Urban Ecology Lecturer Politeknik Negeri Pontianak yang menyampaikan "Inisiatif dan Praktik Baik Dalam pembangunan berkelanjutan di Era Digital".

Dalam kegiatan seminar juga dilaksanakan sesi presentasi secara paralel 8 Room baik online dan offline.

Direktur Poltesa, Yuliansyah menyampaikan SDGs, selain merupakan amanah Perpres untuk ditindaklanjuti. Didalamnya ada isu yang menyangkut dunia, yang harus menjadi perhatian bersama dalam rangka berkolaborasi melaksanakan pembangunan.

“Sesuai dengan semangatnya, dalam SDGs terdapat 17 isu dunia, mulai dari kemiskinan, kelaparan, pendidikan, kesehatan, keadilan, kesetaraan gender, dan lainnya termasuk pertumbuhan ekonomi. Dimana di 2022, secara nasional di
Indonesia, pertumbuhan ekonomi menandakan hal baik, termasuk di 2023,”
kata Yuliansyah.

Hanya saja, apakah pertumbuhan ekonomi yang terjadi tersebut. Memiliki dampak pada pemerataan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan lainnya di masyarakat. Hal itulah menjadi peran semua, termasuk keberadaan perguruan tinggi.

“Pemerataan inilah yang menjadi tantangan bersama, termasuk bagi Perguruan Tinggi. Dimana lembaga pendidikan memiliki peran strategis dan itu tercantum dalam Tridharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Kepada Masyarakat,” katanya.

Diharapkan melalui Tridharma, diantaranya dalam penelitian dan PKM, bisa memberikan kontribusinya bagi masyarakat.

“Artinya sebuah perguruan tinggi, selain sebagai lembaga pengajaran, melalui penelitian dan PKM, bisa memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat, dengan harapan bisa memberikan dampak perekonomian,” katanya.

Termasuk bagaimana melalui hasil penelitian dan PKM. Bisa disampaikan
ke pemerintah yang kedepannya bisa menjadi salah satu acuan dalam
pelaksanaan program dan kebijakan.

“Perguruan tinggi dan pemerintah, harus terus berkolaborasi. Diharapkan hasil seminar nasional ini nantinya, bisa menjadi masukan maupun acuan bagi pemerintah, dalam rangka pengambilan kebijakan yang itu akan memberikan dampak baik bagi kehidupan masyarakat,” kata Yuliansyah.

Terlebih, Poltesa yang merupakan kampus di daerah perbatasan Negara. Diharapkan kontribusinya untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah, melaksanakan pembangunan.

“Sebagai kampus didaerah paling ujung pulau Kalimantan, tantangan banyak, bagaimana Poltesa bisa memberi sumbangsih kepada daerah, dalam rangka mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah,” katanya.(fah)

Editor : A'an
#seminar nasional #poltesa #sdgs