SAMBAS – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Muhammad Parli yang merupakan Kata Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Sambas menyatakan jika lomba sampan bidar pada 2023, sudah cukup sering digelar di beberapa daerah.
Diharapkan ajang ini akan bisa semakin sering dilaksanakan kembali di 2024. Banyaknya dampak positif yang ditimbulkan dengan digelarnya sejumlah lomba dan festival sampan bidar di Kabupaten Sambas.
Baik di tingkat antar desa, antar kecamatan, kabupaten hingga terbuka untuk umum.
"Sejumlah evaluasi untuk perbaikan sudah dilaksanakan, dan kami berdoa di 2024, lomba sampan bidar semakin sering digelar," kata Muhammad Farli, belum lama ini.
Menurutnya, dengan semakin banyaknya kegiatan tersebut, tak hanya untuk menjaring para atlet semata.
Melainkan juga bagian dari mempromosikan kepariwisataan serta memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas.
“Banyak hal positif yang didapatkan dengan dilaksanakannya lomba sampan, baik dari kesiapan atlet hingga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat terutama pelaku UMKM di Kabupaten Sambas,” katanya.
Dirinya berharap, para atlet dayung terus bersemangat berlatih, sehingga jika ada perlombaan setiap saat siap turun.
Tak hanya di dalam Kabupaten Sambas, di luar daerah juga siap termasuk jika ada perlombaan di luar negeri.
Senada, Bupati Sambas Satono juga menyebut lomba sampan, selain dalam rangka mencari atlet, bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.
Lantaran dalam setiap gelaran event ini warga tumpah ruah untuk menyaksikan, termasuk dari luar daerah ini.
Antusias tak hanya dari peserta, namun kegiatan juga mampu menjadi daya tarik masyarakat untuk datang menyaksikan acara tersebut, alhasil terjadi perputaran perekonomian lantaran banyak warga memanfaatkan untuk berjualan makanan maupun minuman.
Disampaikan Bupati Sambas, event yang berhasil menyedot banyak penonton. Merupakan hal yang baik, seperti lomba dayung Sampan Bidar.
Diharapkan ajang seperti ini turut membantu mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sambas.
“Ajang ini sangat strategis untuk mempromosikan betapa banyaknya potensi kepariwisataan di Kabupaten Sambas, selain bagaimana memperlihatkan kepada masyarakat majunya olahraga di Sambas, khususnya olahraga dayung,” kata Satono.
Event seperti ini harus dilanjutkan, selain karena mampu melahirkan atlet-atlet dayung di Sambas yang bahkan sudah berkiprah di ajang lebih tinggi. Juga memberikan manfaat luar biasa bagi tumbuhnya perekonomian masyarakat. (fah)
Editor : A'an