Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tujuh Hari Hilang, Marcel Ditemukan Meninggal

A'an • Kamis, 7 Maret 2024 | 11:28 WIB
EVAKUASI: Proses evakuasi jenazah Marcel (13) yang ditemukan warga dalam kondisi meninggal di semak-semak pada Selasa (5/3) di Desa Matang Segarau, Kecamatan Tekarang.
EVAKUASI: Proses evakuasi jenazah Marcel (13) yang ditemukan warga dalam kondisi meninggal di semak-semak pada Selasa (5/3) di Desa Matang Segarau, Kecamatan Tekarang.

SAMBAS – Setelah dicari tujuh hari sejak hilang pada Selasa (27/2), Marsel (13) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (5/3).

Kabar duka ini tentu saja membuat keluarga terpukul. Kapolres Sambas melalui Kasi Humas, AKP Sandoko menyampaikan Tim Inafis Polres Sambas bersama Polsek Tekarang, turun ke lokasi dimana ada warga dan keluarga korban melaporkan penemuan korban yang hilang.

“Polsek Tekarang bersama Tim Inafis Polres Sambas Polda Kalbar, mengevakuasi penemuan mayat di semak-semak di kawasan hutan wilayah Desa Matang Segarau, Kecamatan Tekarang ,Kabupaten Sambas,” kata Handoko.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Selasa (5/3) sekitar pukul 12.00 WIB. “Kepolisian saat itu bersama dengan keluarga korban, perangkat desa dan sejumlah warga, kemudian dilakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah, dan diketahui ciri-cirinya jika itu adalah Marsel,” katanya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Penemuan jenazah Marsel berawal dari salah satu warga yang bekerja mengupas buah kelapa di kebun miliknya. Saat itu, dia melihat ada senter yang diduga itu milik korban, ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pada Selasa (5/3).

“Warga awalnya, belum memberitahukan ke orang tuanya, karena masih harus menyelesaikan pekerjaannya.

Kurang lebih pukul 10.30 WIB, saksi ini memberitahukan ke kawannya kemudian kepada orang tua saksi,” katanya.

Lantas orang tua saksi membenarkan jika lampu senter yang ditemukan milik korban. Atas temuan itulah, warga menyampaikan kepada orang tua korban yang selanjutnya mendatangi tempat ditemukan barang tersebut dan memeriksa sekelilingnya.

“Senter yang ditemukan itu dibenarkan jika itu milik korban, karena saat keluar rumah (korban) berpamitan dengan orang tuanya ingin Salat Maghrib,” ungkapnya.

Setelah tiba di lokasi penemuan senter, pencarian pun dilakukan di sekitar kawasan itu. Hingga akhirnya kurang lebih seratus meter tepatnya di semak-semak ditemukan jenazah korban.

Sebelumnya, warga dihebohkan dengan hilangnya anak bernama Marsel atau yang akrab disapa Aceng. Pelajar SMP Negeri 2 Tekarang tersebut, meninggalkan rumah pada Selasa, (27/3), sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu korban berpamitan dengan orang tuanya akan salah Maghrib.

Namun hingga malam, tak kunjung pulang. Sehingga orang tuanya melakukan pencarian bersama warga. Kabar ini pun menghebohkan warga, dimana hingga beberapa hari belum juga ditemukan.

Hingga memasuki hari ketujuh, ada penemuan sejumlah barang dan jenazah korban di semak-semak di wilayah Desa Matang Segarau, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas. Mengenai penyebabnya, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan. (fah)

Editor : A'an
#hilang #MarseL #meninggal dunia #sambas