SAMBAS - Dosen Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sambas, Feby Nopriandy ST MSi dan Suhendra ST MSc mengembangkan mesin penyiang daun pakis semi otomatis.
Hal itu dilakukan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada skema Penerapan Iptek Bagi Masyarakat (PIM) yang dibiayai oleh dana DIPA Politeknik Negeri Sambas tahun 2024.
Pengembangan tersebut bertujuan menyelesaikan permasalahan mitra berupa proses penyiapan bahan baku bubur pedas instan. Kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa dari Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sambas yang membantu proses pembuatan, mengajarkan cara melakukan pengoperasian dan perawatan mesin.
Mitra dalam kegiatan ini adalah Smart Instant Foods yang fokus dalam produksi bubur pedas instan dengan merek SuperBurdas. Unit usaha terletak di Jalan Lingkar, Jalan H Umar H Saleh, Kartiasa, Sambas.
“Permasalahan yang dihadapi oleh mitra berupa tahapan proses produksi bubur pedas instan. Tahapan proses produksi bubur pedas instan secara umum meliputi proses penyiapan bahan baku, pengeringan dan pengepakan.
Dari semua tahapan tersebut, proses penyiapan bahan baku terutama pada proses penyiangan daun seluruhnya masih menggunakan cara tradisional,” kata Feby Nopriandy ST MSi.
Tahap persiapan bahan baku sayur dilakukan dengan melepas daun satu persatu dari tangkainya dianggap tidak efisien, menyita waktu dan sangat melelahkan, terutama untuk melepas daun pakis karena memiliki porsi bagian yang paling banyak dibandingkan dengan jenis sayur lainnya.
Prinsip kerja mesin penyiang ini terinspirasi dari gerakan menyiang daun pakis secara tradisional. Satu tangan digunakan untuk menarik tangkai daun dan tangan lainnya digunakan untuk melepas daun.
Mesin penyiang ini menggunakan sistem pneumatik untuk menarik tangkai daun dan sepasang pisau digunakan untuk melepas daun pakis.
Bantuan berupa mesin penyiang daun pakis semi otomatis ini diserahkan langsung pihak oleh pihak Poltesa kepada Lela, selaku CEO Smart Instant Foods.
“Penerapan teknologi Mesin penyiang pakis semi otomatis ini diharapkan menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang
dihadapi mitra serta dapat memberikan manfaat yang besar bagi mitra, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memudahkan proses produksi pembuatan bubur pedas instan,” kata Suhendra ST MSc.(fah)
Editor : A'an