SAMBAS – Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo menegaskan kepada seluruh personil yang diturunkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), hendaknya langsung bangun koordinasi dan komunikasi bersama pihak terkait lain kemudian pahami karakteristik dan potensi kerawanan di wilayah masing-masing.
“Seluruh personil yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan di TPS, harus memahami karakteristik wilayah dan potensi kerawanan di TPS masing-masing,” kata Kapolres Sambas, usai Apel Pergeseran Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Mantap Praja Kapuas 2024, Senin (25/11).
Selain menjaga keamanan, tegas Sugiyatmo, petugas juga harus mampu memberikan informasi yang relevan kepada pimpinan untuk pengambilan langkah strategis. Personil juga sudah dibekali Serpas, dalam mendukung pelaksanaan tugas sehingga tanggungjawab dan amanah dilakukan dengan sebaik mungkin.
“Utamakan keselamatan, dan pastikan proses pemilihan berjalan aman, lancar, dan terkendali, kemudian personel yang tidak terlibat langsung dalam pengamanan TPS untuk tetap mendukung kegiatan pengamanan di Polres Sambas,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Polres Sambas, menjadi upaya memastikan kesiapan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sambas 2024.
Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan yang melibatkan total 408 personel. Mereka akan tersebar di 1.007 TPS di wilayah hukum Polres Sambas.
“Kesiapan ini menunjukkan komitmen Polres Sambas untuk mendukung terlaksananya pemilihan kepala daerah yang aman dan kondusif. Kami berharap sinergi seluruh elemen masyarakat dengan aparat keamanan dapat terus terjalin demi menjaga stabilitas wilayah saat pemungutan suara berlangsung," kata Kapolres Sambas.(fah)
Editor : A'an