PONTIANAK POST – Sejumlah kelenteng di Pemangkat, Kabupaten Sambas dipadati warga yang merayakan Imlek 2576 Kongzili untuk berdoa dan beribadah pada Selasa (28/1) malam.
Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, langit pun dihiasi gemerlap kembang api. Berdasarkan pantauan Pontianak Post, warga yang merayakan Imlek ramai berdatangan ke kelenteng untuk berdoa sejak sore hari. Kegiatan ini berlangsung hingga tengah malam, saat pergantian tahun tiba.
Sementara itu, suara petasan dan kembang api mulai terdengar dari berbagai penjuru Kota Sambas. Suasana semakin semarak seiring berjalannya malam, terutama menjelang detik-detik pergantian tahun.
Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Pemangkat. Sekitar pukul 20.00 WIB, kemeriahan menyambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili semakin terasa. Kembang api terus menghiasi langit, termasuk di halaman Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat.
Pertunjukan kembang api yang berlangsung sekitar 30 menit ini memukau masyarakat yang hadir. Banyak warga yang sengaja datang untuk mengabadikan momen tersebut. Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat berharap perayaan tahun ini membawa keberkahan dan keselamatan bagi semua.
"Imlek tahun ini diharapkan menjadi awal yang baik, sesuai dengan makna Shio Ular Kayu yang diprediksi sebagai periode penuh perubahan dan transformasi," ujar salah satu panitia.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, menggelar open house Imlek selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (29-30/1).
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi serta ungkapan rasa syukur agar di tahun yang baru selalu dijauhkan dari marabahaya. “Open house ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur saya dan keluarga,” kata Yakob.
Ia menambahkan bahwa dalam menyambut Imlek 2025, keluarganya terlebih dahulu melaksanakan ibadat di kelenteng, kemudian berkumpul bersama keluarga besar untuk menikmati makan malam bersama. (fah)
Editor : A'an