PONTIANAK POST – Menjelang Ramadan 2025, masyarakat berharap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasaran tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan. Pemerintah, melalui instansi terkait, diharapkan lebih intensif dalam melakukan pengawasan dan pemantauan harga di pasar. "Tak lama lagi bulan Ramadan tiba. Kami berharap harga kebutuhan pokok dan bahan penting lainnya tetap stabil," kata Muhammad, warga Sambas, Selasa (11/2).
Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga beberapa kebutuhan pokok cenderung meningkat menjelang Ramadan, saat Ramadan, hingga mendekati Idulfitri.
Kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas seperti telur ayam, daging ayam, dan lainnya. "Dampaknya sangat besar bagi masyarakat jika harga naik, terutama pada bahan makanan yang menjadi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak terjadi. Hal serupa juga disampaikan Risma, seorang ibu rumah tangga, yang berharap harga kebutuhan pokok tetap terjaga.
"Harus ada pemantauan dan pengawasan rutin oleh pihak terkait agar distribusi berjalan lancar, tidak ada praktik penimbunan, dan stok tetap aman sehingga harga tidak naik signifikan," katanya.
Tak hanya kebutuhan pokok, stok dan distribusi LPG 3 kilogram juga menjadi perhatian warga. Arul, salah seorang warga Sambas, menekankan pentingnya pengawasan ketat agar LPG subsidi tetap tersedia dan tidak mengalami kelangkaan.
"Harus diawasi dengan serius. Jangan sampai LPG 3 kilogram langka seperti beberapa waktu lalu. Distribusinya harus dipantau agar lancar dan stok tetap tersedia," tegasnya.
Sementara itu, mengenai awal Ramadan, Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sambas telah menetapkan 1 Ramadan sesuai keputusan Pengurus Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.
"Alhamdulillah, Pengurus Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025," kata Minhani, perwakilan PDM Sambas.
Selain itu, berdasarkan keputusan yang sama, Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dipastikan jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025, sehingga puasa tahun ini berlangsung selama 29 hari.
Adapun Pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan metode rukyatul hilal dalam menentukan 1 Ramadhan atau hari-hari besar Islam lainnya, yakni dengan cara memantau langsung posisi hilal untuk menentukan 1 Ramadan dan hari hari besar Islam lainnya. Selanjutnya melakukan sidang isbat kemudian mengambil kesimpulan untuk ditetapkan. (fah)
Editor : A'an