PONTIANAK POST- Pemerintah Kabupaten Sambas melaksanakan berbagai program untuk mendukung pembangunan keagamaan Islam di daerah ini. Program-program tersebut mencakup pengalokasian anggaran untuk amil, petugas fardhu kifayah, guru ngaji, serta imam masjid, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memajukan keagamaan di masyarakat.
Selain itu, Pemkab Sambas juga memberikan hadiah umroh bagi penghafal Alquran 30 juz sebagai bagian dari upaya melahirkan lebih banyak hafidz dan hafidzah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, H Fery Madagaskar, menjelaskan bahwa Pemkab memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan keislaman di daerah ini. Salah satu komitmen tersebut adalah untuk menghasilkan lebih banyak penghafal Alquran.
“Kami telah menganggarkan hadiah berupa perjalanan umroh bagi penghafal Alquran 30 juz. Bahkan, sepuluh orang hafidz dan hafidzah telah diberangkatkan umroh pada 2024,” ujar Sekda.
Pemkab Sambas juga memiliki program "Gerakan Seribu Penghafal Alquran", yang bertujuan untuk mendorong lebih banyak orang menghafal Alquran. "Setiap tahun, kami akan memberikan reward umroh kepada para penghafal Alquran," kata Bupati Sambas, H Satono.
Satono berharap program ini dapat memotivasi generasi muda di Kabupaten Sambas untuk menjadi penghafal Alquran. Selain itu, Pemkab Sambas juga memberikan perhatian kepada imam masjid, fardhu kifayah, guru ngaji, dan pengurus jenazah dengan pemberian tali asih.
“Kami berupaya setiap tahun meningkatkan jumlah penerima tali asih bagi mereka yang berperan mulia dalam keagamaan,” tambahnya. Pemkab Sambas berkomitmen penuh untuk mendukung lahirnya lebih banyak penghafal Alquran melalui program-program ini. (fah)
Editor : A'an