PONTIANAK POST - Kegiatan untuk anak anak dalam upaya mengurangi penggunaan Hanphone menjadi hal yang harus diperhatikan bagi orang tua. Sehingga diharapkan tak sampai mengganggu perkembangan buah hatinya ke depannya.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Mardani belum lama ini dalam sebuah forum pendidikan. Dirinya mengharapkan ada kegiatan baik yang dilakukan pihak sekolah maupun orang tua siswa, agar anak didik dan anak anak mereka tak menggunakan handphone secara berlebihan. Lantaran diera sekarang, tak bisa melarang penggunaan HP namun bagaimana menguranginya.
"Bisa saja ada kegiatan diluar jam pelajaran sekolah yang dilaksanakan oleh sekolah, atau orang tua mengikutkan anak anak mereka kegiatan diluar sekolah misalnya ikut pelatihan sepakbola atau lainnya," katanya.
Dirinya berharap, dengan memperbanyak kegiatan. Akan mengurangi penggunaan HP, yang itu tak baik dampaknya bagi tumbuh kembang anak.
"Harus ada upaya bersama untuk mengembangkan bakat anak, dan bisa mengurangi penggunaan HP," katanya.
Perlu diketahui, penggunaan gadget ataupum HP berinternet yang tidak tepat atau berlebihan dapat membawa penggunanya pada ketergantungan atau kecanduan. Bahaya adiksi ini sekarang tidak hanya mengintai orang dewasa dan juga anak-anak.
Saat ini anak-anak justru lebih dekat dengan gadget seperti smartphone atau tablet. Parahnya lagi, gadget ini sering jadi obat bagi para orang tua untuk menangani anaknya. Nggak mau makan, kasih gadget biar mau makan. Nggak mau mandi, kasih gadget biar mau mandi, begitu terus untuk membujuk anak melakukan dengan aktivitas yang memang seharusnya mereka lakukan.
Tanpa disadari, kebiasaan orang tua yang demikian berpotensi menimbulkan adiksi gadget pada anak yang sulit diobati. Kalau sudah demikian, siap-siap berbagai dampak negatif lainnya mengintai.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ternyata sering memberikan gadget pada anak menyebabkan kecanduan dan berdampak pada kesehatan mereka.
Dampak negatif pertama adalah kurang tidur dan bahaya insomnia. Candu gadget bikin anak cenderung betah melek. Padahal, untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh, si kecil perlu mendapat waktu tidur yang cukup.
Kecanduan gadget bisa menyebabkan anak-anak mengalami kurang tidur. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele, sebab kurang tidur bisa mengganggu aktivitas anak, seperti mengganggu proses belajar di sekolah yang kemudian membuat prestasinya menurun. Hal ini juga membuat perkembangan otak menjadi tidak optimal karena tidur yang cukup adalah kunci untuk perkembangan otak yang lebih optimal.
Dampak negatif selanjutnya, anak-anak yang mengalami kecanduan gadget juga rentan mengalami gangguan pada mata. Hal ini terjadi karena terlalu lama menatap layar gadget, sehingga memicu gangguan seperti mata lelah, mata kering, hingga gangguan penglihatan.
Kemudian, kecanduan gadget juga membuat Si Kecil rentan mengalami obesitas alias kelebihan berat badan. Sebab, asyik bermain gadget bisa menyebabkan anak kurang bergerak atau lebih sering duduk dan berbaring. Padahal, anak-anak seharusnya aktif bermain bersama temannya di luar.(fah)
Editor : A'an