PONTIANAK POST - Pemerintah Kecamatan Tangaran mendorong seluruh sekolah di wilayahnya untuk mengaktifkan kembali program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Selain sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), UKS juga berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. "UKS memiliki peranan penting dalam peningkatan mutu sekolah karena bertujuan meningkatkan kesehatan peserta didik sekaligus mendukung prestasi belajar mereka," ujar Camat Tangaran, Suhut Firmansyah, belum lama ini.
Menurutnya, upaya peningkatan kesehatan harus diwujudkan dalam bentuk perilaku hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. "Program UKS mencakup berbagai kegiatan, seperti aktivitas fisik, sarapan sehat, penerapan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), gerakan literasi kesehatan melalui Buku Rapor Kesehatanku, pembinaan kantin sehat, serta pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di lingkungan sekolah dan rumah," jelasnya.
Camat Tangaran menambahkan bahwa Bupati Sambas melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sambas serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus menggalakkan sosialisasi implementasi kebijakan UKS. "Kami berharap kebijakan ini dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak sejak dini," katanya.
Selain sektor kesehatan, Pemkab Sambas juga fokus pada bidang pendidikan, termasuk upaya memutus mata rantai Anak Tidak Sekolah (ATS). "Kami mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menangani permasalahan pendidikan, khususnya terkait anak yang putus sekolah. Kami telah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tangaran serta melibatkan kepala sekolah di semua jenjang pendidikan untuk membahas arahan Bupati terkait hal ini," paparnya. (fah)
Editor : Hanif