Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polres Sambas Imbau Pekerja Migran Gunakan Jalur Resmi untuk Keamanan!

Fahrozi PP • Senin, 7 April 2025 | 12:05 WIB
Rahmad Kartono
Rahmad Kartono

PONTIANAK POST - Banyak warga Kabupaten Sambas memilih bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) karena tergiur gaji yang lebih tinggi. Namun, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menggunakan jalur resmi agar terhindar dari risiko perdagangan orang. Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, menegaskan pentingnya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah bagi mereka yang ingin bekerja ke luar negeri.

Rahmad menjelaskan, keberangkatan melalui jalur resmi memberi banyak keuntungan, terutama perlindungan hukum dari negara tujuan. “Jika berangkat secara ilegal, pekerja migran tidak akan mendapat perlindungan hukum. Ini tentu sangat merugikan, baik secara materiil maupun psikologis. Sementara melalui jalur resmi, hak-hak sebagai pekerja lebih terjamin,” jelasnya, belum lama ini.

Polres Sambas, lanjutnya, sudah beberapa kali mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Beberapa korban bahkan harus dipulangkan karena diketahui masuk ke negara tujuan tanpa dokumen lengkap. “Kami sudah menangkap sejumlah pelaku TPPO dan memulangkan para pekerja ke daerah asal bekerja sama dengan BP3MI. Dampak negatif dari keberangkatan ilegal akan ditanggung oleh pekerja itu sendiri,” ungkap Rahmad.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan iming-iming gaji tinggi, apalagi jika ditawarkan pekerjaan ke negara yang belum memiliki perjanjian kerja sama resmi dengan Indonesia seperti Thailand, Kamboja, dan Myanmar. “Jangan mudah percaya. Banyak tawaran yang justru mengarah pada praktik perdagangan orang. Masyarakat harus lebih selektif,” tegasnya.

Rahmad juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam membuka peluang kerja di dalam negeri, termasuk melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dinilai penting agar masyarakat tidak tergiur untuk bekerja secara ilegal ke luar negeri. “Peran pemerintah sangat krusial dalam menyediakan lapangan kerja dan mendukung pengembangan UMKM. Masyarakat kecil harus mendapat perhatian serius agar mereka memiliki pilihan usaha yang layak di dalam negeri,” ucapnya. (fah)

Editor : Hanif
#luar negeri #PMI #risiko #pekerja migran indonesia #perdagangan orang #tppo #jalur resmi