PONTIANAK POST - Tanaman jagung hasil kerja sama antara Polres Sambas dan warga Kecamatan Semparuk dalam rangka mendukung ketahanan pangan diperkirakan siap panen pada Mei 2025.
Kapolsek Semparuk, Ipda Tri Kurnia Setiawan, menyampaikan bahwa petugas kepolisian bersama para petani rutin memantau pertumbuhan tanaman jagung untuk memastikan kondisi tanaman tetap subur dan sehat.
“Pemantauan dilakukan bersama petani secara berkala untuk menjaga pertumbuhan jagung tetap optimal,” ujarnya.
Belum lama ini, lahan jagung di Kecamatan Semparuk mendapat kunjungan dari jajaran Polda Kalbar dan Polres Sambas. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Sepinggan Besar, Desa Sepinggan. Lahan ini dikelola oleh dua kelompok tani, yakni Poktan Bintang Timur dan Poktan Bunga Karon, masing-masing dengan luas 5.000 m² dan 3.600 m².
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kabid Dokkes Polda Kalbar Kombes Pol dr. Dafianto Arief, Wadir Reskrimsus AKBP Laba Meliala, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, serta pejabat dan tokoh masyarakat setempat. Jagung yang ditanam sudah berusia lebih dari 70 hari dengan tinggi antara 1,5 hingga 2 meter dan diprediksi siap panen bulan Mei mendatang.
Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ini tak hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberdayakan petani lokal melalui sinergi yang nyata. (fah)
Editor : Hanif