PONTIANAK POST - Memajukan daerah perbatasan antarnegara di Kabupaten Sambas, harus terus disuarakan. Mulai dari minimnya infrastruktur, perbankan, hingga masih banyak daerah yang belum bisa mengakses internet dengan mudah atau zona blank.
Seperti di kawasan Sinjan, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, yang berbatasan dengan Asuansang Desa Sungai Tengah, Kecamatan Sajingan Besar. Wilayah ini, masih susah mengakses internet maupun provider seluler, hingga masyarakat harus menuju titik di bukit agar bisa menggunakan telepon selulernya.
“Masih belum bisa mengakses internet di handphone dengan mudah, sehingga masyarakat kesulitan berkomunikasi, dan harus ke bukit jika akan menelpon keluarga atau ada urusan lain,” kata Nasrul, belum lama ini.
Padahal, meski setingkat dusun. Wilayah Sinjan sendiri menjadi akses untuk ke kawasan wisata Temajuk, Kecamatan Paloh via Aruk Sajingan Besar. Dimana jalur ini juga menjadi pilihan banyak warga jika ingin bertamasya ke Pantai Temajuk.
Selain itu, daerah Sinjan juga memiliki tempat wisata alam, yakni berupa air terjun yang memang jarang didatangi warga. “Kalau Sinjan sendiri, ada tempat wisata alam, yakni air terjun. Tapi memang belum banyak yang tahu. Selain itu, sektor perkebunan juga menjadi potensi di daerah ini,” katanya.
Dirinya dan warga lainnya sering mempertanyakan kondisi ini, kenapa internet masih susah diakses, sementara jaringan listrik dari PLN sudah terpasang dan dinikmati warga. “Kami berharap, pihak terkait untuk bisa memberikan solusi membantu warga dalam hal pemenuhan akses internet mudah,” katanya.
Percepatan pembangunan di wilayah perbatasan juga menjadi perhatian Anggota DPRD Kalimantan Barat H Subhan Nur. Dirinya mengapresiasi pemerintah pusat, karena sudah dibangun jalan yang merupakan akses penting. Namun demikian, beberapa ruas jalan yang lain juga harus dikebut.
Tak hanya itu, saran ada infrastruktur penunjang lain, juga perlu menjadi perhatian. Seperti internet, percepatan pembangunan border di Temajuk, perbankan, hingga masalah regulasi lain dalam rangka mudahnya investor menanamkan modal di daerah tersebut.
“ATM saja masih susah didapatkan di daerah Temajuk, belum lagi regulasi yang nantinya bisa memberikan kemudahan jika ada investasi atau pengusaha akan menanamkan usaha di wilayah perbatasan,” kata politisi Nasdem tersebut. (fah)
Editor : Hanif