PONTIANAK POST - Sebagai upaya mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas, terus lakukan layanan jemput bola administrasi kependudukan di sejumlah wilayah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas, Hj Wahidah mengatakan layanan jemput bola adminduk adalah program dari untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan langsung kepada masyarakat di desa-desa.
"Program ini bertujuan untuk memudahkan warga desa dalam mengurus dokumen kependudukan terutama adminduk bermasalah,” kata Wahidah.
Adminduk bermasalah diantaranya data ganda, data kosong, kaum marginal, disabilitas dan lain lain. Sehingga adminduk nantinya update. “Dalam hal update Kartu Keluarga (KK) pendidikan, status pekerjaan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dimana usia 16 th boleh melakukan perekaman (17 th KTP dicetak), Akta Kelahiran, Kematian, Perkawinan dan lainnya, tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil," katanya.
Warga, sebutnya, di desa desa yang menjadi sasaran. Diharapkan memanfaatkan momentum tersebut sehingga adminduk beres. Kemudian warga juga tak perlu mengeluarkan biaya transportasi saat adanya kegiatan di wilayahnya berlangsung.
Kades Merabuan, Darmono, mengatakan dengan layanan jemput bola, Warga desa tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor Dukcapil, menghemat waktu dan biaya transportasi.
"Alhamdulillah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sambas menggelar layanan jemput bola ke Desa Merabuan. Warga antusias dengan pelayanan ini," kata Kades Merabuan.
Layanan jemput bola menurut Kades, memastikan bahwa semua warga, terutama yang rentan, bisa mendapatkan akses terhadap dokumen kependudukan yang diperlukan. "Program ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan," katanya. (fah)
Editor : Hanif