Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kajari Sambas Ajak Mahasiswa Tetap Kritis saat Kuliah Umum di Poltesa

Fahrozi PP • Selasa, 24 Juni 2025 | 13:35 WIB

 

Kepala Kejari Sambas saat berikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Poltesa.
Kepala Kejari Sambas saat berikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Poltesa.

PONTIANAK POST - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sambas, Daniel De Rozari mengajak mahasiswa tetap kritis terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan hal lain berkaitan dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikan usai memberi Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa di Politeknik Negeri Sambas, Selasa (24/6).

"Saya selaku pribadi dan sebagai Kajari Sambas, berharap mahasiswa tetap kritis, karena merekalah (Mahasiswa) masih betul betul murni menyuarakan hati nurani masyarakat, untuk itu mahasiswa harus tetap kritis " kata Kajari Sambas, Daniel.
Dalam Kuliah Umum yang mengusung tema peran mahasiswa dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama tentang program sadar hukum dan penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara Poltesa dan Kejari Sambas, Kajari Sambas memaparkan bagaimana tugas pokok dan fungsi Kejaksaan dihadapan mahasiswa. Kemudian tahapan yang diatur dalam peraturan yang berlaku dalam menangani sebuah perkara.

Daniel juga mengharapkan kepada Mahasiawa Poltesa khususnya dan mahasiswa pada umumnya. Bisa menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan kesadaran terhadap hukum. "Mahasiswa harus menjadi garda terdepan, bisa memberikan pemahaman kepada keluarga, maayarakat untuk berperan dalam penanganan hukum, bisa memberikan pemahaman kepada warga agar tak terlibat masalah hukum, dan bagaimana menyalurkan atau menyampaikan hingga melaporkan jika mengetahui tindakan pelanggaran, Kejari Sambas memiliki portal JPN, media sosial, yang bisa menjadi tempat konsultasi, termasuk adanya posko pengaduan hukum gratis Kejari Sambas di Pasar Sambas," katanya.

Mengenai penandatangan kesepakatan bersama, nantinya antara Poltesa dan Kejari Sambas bisa melaksanakan kegiatan, baik yang melibatkan kelembagaan maupun mahasiswa. "Kedepan akan ada kolaborasi, misalkan dalam mata kuliah hukum memerlukan peran jaksa untuk menyampaikan materi hukum di kampus, bisa dilaksanakan. Termasuk hal lain agar adanya kerja sama ini, Kampus Poltesa semakin baik ke depan melahirkan mahasiswa yang unggul dan kritis, mau siapa lagi kalau bukan mahasiswa, mahasiswa harus terus bersuara," kata Daniel menyemangati ratusan mahasiswa yang hadir.

Direktur Poltesa, Dr Yuliansyah mengatakan kegiatan Kuliah Umum dan penandatanganan kesepakatan bersama tentang program sadar hukum dan penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara Poltesa dan Kejari Sambas, sangat penting.

"Ajang ini penting untuk memberikan pemahaman berkaitan dengan hukum sebagai upaya mencegah, karena kejaksaan lembaga negara yang selain menindak juga mencegah agar penggunaan keuangan negara tak salah kaprah atau tak sesuai prosedur, jadi kami apresiasi kepada Kepala Kejari Sambas," katanya.

Kedepan akan disusun kegiatan yang bisa dilaksanakan bersama antara Kejari Sambas dan poltesa. Diantaranya bagaimana para Jaksa di Kejari Sambas mengisi mata kuliah anti korupsi.

Dalam kesempatan itu, Yuliansyah memperkenalkan kondisi kampus ke kajari dan jajaran yang hadir. Kemudian diakhiri dengan penyerahan cinderamata kepada Kajari Sambas serta oleh oleh berupa produk olahan di Poltesa.

Mahasiswa Prodi Manajeman Informatika Poltesa, Ilham mengaku senang adanya Kuliah Umum yang disampaikan Kepala Kejari Sambas. Dirinya sedikit banyak mendapatkan ilmu baru, terlebih di bangku kuliah di Prodinya belum ada mata kuliah seperti yang disampaikan Kajari Sambas. "Senang dapat ilmu baru," kata Mahasiswa yang menjadi Ketua UKM Seni Budaya Poltesa.(fah)

Editor : Hanif
#kajari #sambas #mahasiswa #pemerintahan #kuliah umum #poltesa #kritis #masyarakat