PONTIANAK POST - WAKIL Ketua DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo mengharapkan kolaborasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan sangat diperlukan. “Kolaborasi semua, hingga di tingkat pemerintahan desa harus mendukung program ketahanan pangan,” kata Figo.
Menurutnya, ketahanan pangan untuk komoditas jagung misalnya, yang saat ini menjadi konsentrasi jajaran kepolisian termasuk di Polres Sambas, juga harus didukung semua pihak.
“Secara nasional, ketahanan pangan komoditas jagung memang menjadi fokus pihak kepolisian, namun sesuai aturan, semua pihak harus memberikan dukungan, termasuk di tingkat desa, yang itu sudah diatur dalam peraturan yang berlaku,” katanya.
Jika kolaborasi berjalan dengan baik, dirinya meyakini ketahanan pangan akan terpenuhi, termasuk di Kabupaten Sambas. “Kabupaten Sambas masih memiliki lahan yang bisa dioptimalkan untuk lahan jagung, sehingga ini harus didorong dan didukung semua pihak,” katanya.
Secara umum, sebut Figo, program ketahanan pangan komoditi jagung, sudah berjalan dengan baik. Seluruh pihak sudah bersama-sama mewujudkan hal tersebut. Bahkan sekolah juga sangat mendukung.
“Seperti yang belum lama ini dilakukan, dimana lahan yang sudah lama tak tergarap di SMK Negeri 1 Teluk Keramat, sudah dibuka untuk dijadikan lahan penanaman jagung, ini kerja sama yang baik, tak hanya ketahanan pangan, namun bagaimana Polres Sambas membuka lapangan pekerjaan, sehingga kamtibmas terjaga dengan kondusif,” kata Figo. (fah)
Editor : Hanif