PONTIANAK POST — Harapan masyarakat Kabupaten Sambas untuk memiliki City Mall modern, pusat hiburan, dan rumah sakit internasional mendapat dukungan penuh dari wakil rakyat. Ir. Maskur, S.ST, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, menyatakan dukungan tegas terhadap rencana investasi besar-besaran di Kabupaten Sambas.
Kepada Pontianak Post, Maskur mengungkapkan bahwa proyek pembangunan City Mall dan fasilitas pendukung lainnya bukan sekadar soal kemewahan, tapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. "Alhamdulillah, saya sebagai wakil rakyat dari Dapil Kabupaten Sambas sangat bersyukur dan mendukung penuh apa yang sedang diperjuangkan oleh pihak swasta. Semoga cita-cita membangun City Mall di Sambas bisa segera terwujud,” ujar politisi PAN Kalbar ini.
Selama ini, masyarakat Sambas, belum memiliki pusat perbelanjaan modern atau tempat hiburan keluarga yang memadai. Banyak warga yang harus menempuh perjalanan jauh ke Singkawang atau Pontianak hanya untuk berbelanja, menonton bioskop, atau sekadar mengajak anak-anak bermain.
“Ini menjadi harapan besar masyarakat. Di sana nanti bukan hanya mal, tapi juga ada rumah sakit, tempat hiburan anak-anak, dan fasilitas umum lainnya. Ini akan jadi pusat kehidupan baru bagi masyarakat Sambas,” kata Maskur.
Ia menilai, kehadiran City Mall bukan sekadar tempat belanja, tapi akan menjadi pusat ekonomi, sosial, dan budaya yang bisa menyatukan masyarakat dari berbagai desa di sekitar.
Salah satu aspek yang paling diapresiasi oleh Maskur adalah potensi proyek ini dalam menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, banyak anak muda Sambas yang sudah memiliki keterampilan dan keahlian, namun belum mendapat kesempatan untuk mengembangkannya secara maksimal.
“Ini peluang besar. Bukan hanya untuk tenaga kerja kasar, tapi juga untuk tenaga profesional, administrasi, teknisi, hingga manajemen. Kita punya SDM yang siap, tinggal diberi ruang dan kesempatan,” ujarnya.
Dia berharap, pihak investor dan pemerintah daerah bisa bekerja sama dalam menyelenggarakan pelatihan atau program kesiapan kerja agar masyarakat lokal benar-benar siap menyambut hadirnya proyek ini.
Maskur juga menekankan pentingnya daya saing daerah. Katanya, Sambas tidak boleh tertinggal dari daerah lain di Kalimantan Barat.
“Kita harus optimis. Kita harus menarik lebih banyak investor untuk membangun Kabupaten Sambas. Dengan proyek ini, Sambas bisa menjadi daerah perbatasan yang maju, bukan hanya sebagai jalur lalu lintas, tapi sebagai destinasi ekonomi dan pelayanan,” tegasnya.
Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat proses perizinan, termasuk AMDAL, agar proyek bisa segera dimulai tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan tata ruang.
Di akhir wawancara, Maskur menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh masyarakat Sambas. “Kita harus tetap optimis. Semua pembangunan besar dimulai dari harapan. Dan harapan kita hari ini bisa jadi kenyataan besok. Mari kita dukung bersama, doakan, dan siapkan diri,” pungkasnya.(den)
Editor : Hanif