Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Sambas Tekankan Sinergi Semua Pihak Dalam Program 1 Hektare Jagung Per Desa

Fahrozi PP • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:46 WIB
Bupati saat melakukan penanaman jagung serentak 1 hektare 1 desa se-Kecamatan Subah di lahan pertanian di Desa Sabung. 7 Agustus lalu.
Bupati saat melakukan penanaman jagung serentak 1 hektare 1 desa se-Kecamatan Subah di lahan pertanian di Desa Sabung. 7 Agustus lalu.

 

PONTIANAK POST - Dalam rangka pelaksanaan satu desa minimal satu hektar jagung, pemerintah desa diharapkan jalin kolaborasi, berkoordinasi dan komunikasi dengan sejumlah pihak termasuk dengan masyarakat.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Tangaran Robi Asmadihansyah mengingatkan agar desa melibatkan sektor-sektor terkait dalam menyukseskan gerakan tanam jagung 1 hektare. Termasuk dari Balai Penyuluh Pertanian maupun pendamping desa. 

"Kita sangat mengharapkan, gerakan penanaman jagung ini berhasil sesuai harapan negara,” kata Rodi.

Menurutnya, dengan melibatkan banyak pihak, akan sangat mendukung dalam rangka kesuksesan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) di wilayahnya masing-masing.

“Kami berharap semua desa dalam mewujudkan gerakan penanaman jagung ini dapat melibatkan teman-teman dari penyuluh pertanian maupun pendamping desa dan atau pihak yang telah memiliki pengalaman dalam keberhasilan usaha jagung ini," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo mengharapkan kolaborasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan termasuk program jagung. “Kolaborasi semua, hingga di tingkat pemerintahan desa harus mendukung program ketahanan pangan,” kata Figo.

Jika kolaborasi berjalan dengan baik, dirinya meyakini ketahanan pangan akan terpenuhi, termasuk di Kabupaten Sambas. “Kabupaten Sambas masih memiliki lahan yang bisa dioptimalkan untuk lahan jagung, sehingga ini harus didorong dan didukung semua pihak,” katanya.

Secara umum, sebut Figo, program ketahanan pangan komoditas jagung, sudah berjalan dengan baik. Seluruh pihak sudah bersama-sama mewujudkan hal tersebut. Bahkan sekolah juga sangat mendukung. (fah) 

Editor : Miftahul Khair
#sambas #ketahanan pangan #program #tanam jagung