PONTIANAK POST - Bukan kaleng- kaleng, Politeknik Negeri Sambas menjadi politeknik satu satunya dari Indonesia yang mengikuti Seminar 3rd International General Studies Conference (IGESCON) 2025 bertajuk "Leveraging Innovative Pedagogy in the Digital Era" bersama sembilan kampus dari Malaysia.
Poltesa menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia, berkolaborasi pada seminar IGESCON bersama tujuh kampus dari Malaysia, yakni Kolej Bagan Datuk, Universiti Sultan Idris Shah, Politeknik Metro Johor Bahru, Politeknik Kota Kinabalu, Politeknik Kuching Sarawak, Kolej Komuniti Tawau, Kolej Komuniti Segamat 2, Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin, serta Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia.
Dalam kegiatan tersebut, total Presenter IGESCON sebanyak 70 orang, dan presenter dari Politeknik Negeri Sambas sebanyak 11 orang yakni Roshani, Andiyono, Kiki Kristiandi, Eliza Noviriani, Pande Putu Agus Santoso, Uray Dian Novita, Andi Maryam, Wilis Widi Wilujeng, Nur Istiqamah, Narti Prihartini, Novi Sentiya dengan Keynote Speaker dari Poltesa, yaitu Dr. Ira Mutiaraningrum dan sebagai Session Chair juga dari Poltesa.
Direktur Poltesa Yuliansyah menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan menjadi tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin dengan Politeknik Kota Kinabalu serta dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat kami atas kepercayaannya kepada Poltesa untuk menjadi main organizer dalam IGESCON 2025 ini, semoga kerja sama dan hubungan yang baik antara Poltesa dan PKK dapat terus terjalin dan menghasilkan kebermanfaatan bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” katanya.
Wakil Ketua Panitia IGESCON Poltesa Theresia Widji Astuti menyebutkan kegiatan dilaksanakan pada 23-24 September 2025 secara virtual. Poltesa dipercaya mengelola seminar internasional sebagai main organizer.
"Kami bersyukur Poltesa kali ini ditunjuk sebagai main organizer IGESCON 2025, suatu kebanggaan bagi kami, diberi kepercayaan mewakili Indonesia di kancah internasional, karena berada di garda depan perbatasan Indonesia-Malaysia," katanya. (fah)
Editor : Hanif