PONTIANAK POST - PT Mulia Indah peduli kesehatan masyarakat dan lingkungan. Salah satu aksi nyata yang dilakukan berikan bantuan material untuk pembangunan Jamban Sehat di Desa Lubuk Dagang sebagai upaya mendukung program stop buang air besar sembarangan.
Rudi Candra Manager Humas Perusahaan menyampaikam PT. Mulia Indah serahkan bantuan material pembangunan Jamban atau Toilet. Hal ini bagian mendukung program pemerintah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Sambas.
Diharapkan, program melalui Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, mendorong terwujudnya derajat kesehatan masyarakat.
"Dalam mendukung program pemerintah Kabupaten Sambas yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan, maka Perusahaan PT Mulia Indah bekerjasama dengan Pemerintah Desa Lubuk Dagang mengagendakan pembangunan jamban atau toilet bagi masyarakat Desa Lubuk Dagang," kata Rudi Candra, Senin (20/10).
Dikesempatan itu, PT.Mulia Indah memberikan bantuan berupa material jamban atau toilet berupa Kloset 10 unit, Pipa Paralon 4" :sebanyak 10 buah, Pipa Elbow 4" sebanyak 10 buah serta Lem Paralon sekitar 10 buah.
"Kami berharap dengan adanya pembangunan jamban atau toilet ini, maka masyarakat dapat BAB dengan lebih layak, sehingga terhindar dari penyakit," katanya.
Bantuan material dari PT Mulia Indah yang diserahkan Manager Humas dan jajaran diterima langsung Kepala Desa Lubuk Dagang Kecamatan Sambas, Su'aib didampingi aparatur pemerintah desa setempat.
Pihak desa mengapresiasi apa yang menjadi program CSR PT Mulia Indah kepada Desa Lubuk Dagang. Ini menjadi langkah nyata dilakukan pihak perusahaan yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan. Ini juga mendukung program pemerintah yang juga menggencarkan stop buang air besar sembarangan demi meningkatkan kesehatan masyarakat.
Adanya toilet yang layak akan menjadi sarana untuk Buang Air Besar bagi masyarakat yang telah memenuhi standar dan persyaratan kesehatan. Sehingga kedepannya tidak berakibat terjadinya penyebaran langsung bahan-bahan yang berbahaya bagi manusia akibat pembuangan kotoran manusia.(fah)
Editor : Hanif