PONTIANAK POST - Diduga konsleting listrik, rumah milik Burhan (70), di Dusun Matang Tangkit, Desa Sarang Burung Kolam, Kecamatan Jawai, ludes terbakar. Korban diperkirakan alami kerugian Rp150 Juta.
Kejadian pada Selasa (2/12) sekitar pukul 06.00 WIB, mengejutkan pemilik dan warga. Sontak saja, mereka berdatangan dan berjibaku memadamkan api yang cepat membesar.
Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko membenarkan peristiwa itu. Petugas Polsek Jawai Polres Sambas saat kejadian turun ke lokasi.
Disampaikan Kasi Humas, berdasarkan keterangan sejumlah saksi termasuk korban. kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di dekat terminal stopkontak TV dan kipas angin di kamar tengah.
"Cucu korban yang pertama kali melihat api, yang kemudian memberitahukan kepada kakeknya," kata AKP Sadoko.
Melihat api, upaya pemadaman awal dilakukan korban bersama keluarga dengan peralatan seadanya, namun api semakin membesar dan menyebar ke bagian plafon rumah berbahan kayu. Mereka pun berteriak meminta bantuan ke warga.
Warga selanjutnya berdatangan membantu memadamkan api, diantaranya menggunakan satu unit mesin robin milik MPA Desa Sarang Burung Kolam.
"Api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun rumah tersebut hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta," katanya.
Berdasarkan keterangan, sementara ini pihak kepolisian menyampaikan jika dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. Polres Sambas mengimbau untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, selalu memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing secara berkala dan tidak membebani stopkontak dengan banyak alat elektronik secara bersamaan. (fah)
Editor : Hanif