Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Sambas Peringatkan Potensi Bencana Dampak Cuaca Ekstrem

Fahrozi PP • Kamis, 18 Desember 2025 | 10:37 WIB

 

Bupati Sambas, H. Satono
Bupati Sambas, H. Satono

PONTIANAK POST - Bupati Sambas Satono mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sambas terutama yang berada di wilayah pesisir, daerah aliran sungai serta kawasan rawan longsor, untuk tingkatkan kewaspadaan.

Imbauan Bupati Sambas tersebut disampaikan berkaitan adanya rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan perkiraan adanya gangguan gelombang atmosfer tropis Equatorial Rossby serta pola siklonik di wilayah Kalimantan Barat yang berdampak adanya potensi meningkatkan curah hujan disertai pasang air laut maksimum akibat fase perigee dan bulan purnama.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sambas tingkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir, daerah aliran sungai, serta kawasan rawan longsor,” kata Satono, Rabu (17/12).

Selain itu, karena wilayah Sambas diantaranya masih mengandalkan sarana transportasi atau penyeberangan sungai maupun sarana transportasi laut, dirinya juga mengharapkan nelayan maupun pihak transportasi sungai dan laut juga melakukan kewaspadaan lebih.

“Kami juga mengimbau kepada nelayan dan operator transportasi laut maupun sungai, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi. Jika memang kondisi tidak memungkinkan atau gelombang berbahaya, bisa menunda aktivitas dan jangan memaksakan diri karena risiko di laut cukup berat,” katanya.

Satono juga mengajak kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke tempat wisata pantai maupun perbukitan yang ada di Kabupaten Sambas untuk selalu melihat perkiraan cuaca, sehingga kegiatan liburan yang dilakukan tak sampai memberikan kesan yang merugikan.

“Di Kabupaten Sambas yang memiliki tempat wisata pantai maupun perbukitan, kami minta juga kepada para wisatawan selalu memantau kondisi cuaca dan segera mencari tempat aman jika terjadi hujan lebat, angin kencang, atau tanda-tanda alam yang berpotensi membahayakan,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, aparatur pemerintah desa juga terus sampaikan perkembangan kondisi cuaca kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing. Sehingga warga yang rentan bisa melakukan antisipasi.

“Aparatur pemerintah desa untuk aktif memberikan imbauan kepada masyarakat serta memastikan perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, orang sakit, dan penyandang disabilitas,” katanya.

Pemerintah desa, kecamatan hingga di Pemkab Sambas melalui leading sektor terkait, harus memperkuat koordinasi dan komunikasi. “Pemerintah desa diharapkan segera melaporkan jika terjadi bencana dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sambas melalui Media Center Bencana,” katanya. (fah)

Editor : Hanif
#Cuaca Ekstrem #bmkg #bupati sambas #keselamatan warga #sambas #waspada bencana