PONTIANAK POST - Pihak kepolisian yakni Satlantas Polres Sambas masih terus melakukan penyelidikan terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan Pendidikan, Desa Tumuk Manggis, Kecamatan Sambas, Rabu (17/12), sekitar pukul 16.30 WIB yang menyebabkan satu orang bernama Ridwan (21) meninggal dunia.
Korban yang merupakan warga Desa Pasar Melayu adalah pengendara sepeda motor, terlibat tabrakan dengan dump truck. Kejadiaan nahas ini pun sempat mengejutkan sejumlah warga, termasuk para pedagang yang berjualan di sekitar tempat kejadian perkara.
“Kalau awalnya seperti gimana, tidak tahu persis karena saya sedang masak di gerobak. Tiba-tiba terdengar suara benturan,” kata Khazar, pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kejadian.
Dirinya melihat jika korban sudah posisi terseret dump truck kurang lebih enam hingga tujuh meter dari titik lokasi tabrakan yang lokasinya tidak jauh dari Indomaret.
“Waktu saya melihat, Pas kami lihat, korban sudah terseret sekitar enam sampai tujuh meter oleh dump truck sampah, antara korban yang mengendarai sepeda motor dan dump truck dari arah berlawanan,” katanya.
Usai kejadian, banyak warga yang melihat, kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sambas yang memang lokasinya tak jauh. “Korban sempat dibawa ke RSUD Sambas, namun kami menduga saat itu korban sudah tak bisa diselamatkan,” katanya.
Selang beberapa waktu, petugas kepolisian dari Satlantas Polres Sambas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Namun hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum menyampaikan keterangan resminya. Termasuk seperti apa kronologi sebenarnya sehingga tabrakan tidak bisa dielakkan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. (fah)
Editor : Hanif