PONTIANAK POST - Selain berupaya menjaga kamtibmas, Polres Sambas di tahun 2025 juga memiliki tupoksi lain berkaitan dengan ketahanan pangan. Dimulai dengan penanaman jagung, memantau distribusi dan harga bahan pokok penting di pasaran, serta penyaluran beras SPHP yang berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo menegaskan bagaimana sejumlah kasus yang dilaporkan pihak kepolisian telah diselesaikan maupun dalam tahap penyelidikan. Hal ini erat kaitannya dengan peran dari kepolisian dalam rangka memberikan pelayanan.
Kemudian dalam rangka pemeliharaan kamtibmas, Polres Sambas didukung Pemkab, TNI serta lembaga lainnya terus melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari patroli, sosialisasi ke masyarakat, sosialisasi ke sekolah maupun perguruan tinggi,dan sosialisasi ke masyarakat.
“Sesuai arahan Kapolri, dimana di 2025 meningkatkan patroli, kami dari Polres Sambas melaksanakan hal tersebut, termasuk mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas, yang Alhamdulillah salah satu hasilnya adanya penurunan kasus, karena kegiatan tersebut bertujuan menekan angka tindak pidana,” katanya.
Bukan saja ke masyarakat, dalam rangka peningkatan peran kepolisian. Polres Sambas juga memaksimalkan pengawasan internal kepolisian. “Upaya peningkatan SDM terus dilakukan, kemudian bagaimana pengawasan internal di Polres Sambas juga kami maksimalkan, hal ini menindaklanjuti arahan Kapolda Kalbar bagaimana bekerja dengan prinsip Responsif, Partnership, dan Kolaboratif,” katanya.
Selain itu, dalam mendukung program ketahanan pangan, Polres Sambas melalui Satgas Ketahanan Pangan Polres Sambas bekerjasama dengan pemerintah kabupaten hingga desa, petani, kelompok tani, masyarakat, serta pihak lainnya berupaya mensukseskan program tersebut.
“Di 2025, Polres Sambas sudah mengirimkan sekitar 171 ton jagung ke Bulog, yang merupakan hasil panen dari poktan yang didampingi Polres Sambas dalam program ketahanan pangan,” kata Kapolres Sambas.
Selain itu, dalam rangka pendistribusian beras harga terjangkau yang menjadi program pemerintah dimana Polres Sambas bersama Polsek jajaran, sudah mendistribusikan ke masyarakat, terutama yang memerlukan.
“Polres Sambas juga telah mendukung program penyaluran beras SPHP, dengan melibatkan pihak yang ada kemudian seluruh polsek jajaran, hingga saat ini sudah tersalurkan sebanyak 198 ton,” katanya.
Polres Sambas bersama pihak terkait, dalam rangka kebutuhan pokok masyarakat tercukupi, melaksanakan kegiatan pemantauan harga dan stok pangan di sejumlah wilayah.
“Kami bersama instansi terkait, memantau harga dan stok bapokting di pasar, dan Alhamdulillah ini dalam rangka mendukung pemerintah berkaitan dengan stok bapokting,” katanya.
Polres Sambas juga memaksimalkan call center Polisi 110, yang itu bisa digunakan masyarakat dalam rangka pelayanan. Lantaran, saluran telepon tersebut secara terpusat yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh kepolisian dimana pihak pelapor melaporkan.
Kapolres Sambas juga menyampaikan dalam rangka pemaksimalan tugas pokok fungsi kepolisian, berharap kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, bisa menyampaikan saran sehingga di tahun baru ini pelayanan kepolisian semakin meningkat. (fah)
Editor : Hanif