Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Panen Jagung Sambas: 254,6 Ton Jagung Pipil Hasil Program Satu Desa Satu Hektare

Fahrozi PP • Jumat, 9 Januari 2026 | 14:03 WIB

 

PANEN JAGUNG: Kapolres Sambas bersama Wabup Sambas serta forkopimda Sambas melaksanakan panen jagung bersama.
PANEN JAGUNG: Kapolres Sambas bersama Wabup Sambas serta forkopimda Sambas melaksanakan panen jagung bersama.

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Sambas Heroaldi bersama Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati wibowo, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, serta Anggota DPRD Kalimantan Barat Mufizar, Kamis (8/1), melaksanakan panen jagung di lahan jagung Desa Durian yang berada di Dusun Sebambang, Desa Sebayan.

Kegiatan ini merupakan panen bersama hasil tanam jagung di 2025 yang dilaksanakan kelompok tani binaan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan melalui gerakan satu desa satu hektare jagung.

Kepala Desa Durian Marsudi mengatakan,“Menjadi suatu kebanggaan bagi warga Desa Durian, panen ini menjadi salah satu bukti nyata kerja keras, kolaborasi antar masyarakat, petani, PPL, dinas, pemdes, pemkab dan dukungan dari Polres Sambas."

Sehingga, sambungnya, kegiatan ini bukan seremonial tapi strategi untuk ketahanan dan kemandirian pangan desa. Panen yang dilakukan, harus menjadi keberhasilan yang berkelanjutan sehingga kedepannya akan dilakukan penanaman kembali untuk memperbanyak panen jagung.

Kapolres SambasAKBP Wahyu Jati Wibowo mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk anggota legislatif baik di Kabupaten Sambas dan Provinsi Kalbar. Sehingga rangkaian tanam hingga panen dapat dilaksanakan sesuai target.

“Panen yang dilakukan ini, hasil dari kolaborasi semua pihak, mulai dari Pemkab, Polres, kecamatan, desa, petani, poktan dukungan TNI,” katanya.

Lebih membanggakan, apa yang dilakukan dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan ini, bagian keberhasilan dari program satu desa satu hektare jagung yang digalakkan di Kabupaten Sambas.

“Ini menjadi sebuah kebanggaan, karena program satu desa satu hektare jagung memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan. Hal ini akan terus dijalin, sehingga di 2026 jumlah panen jagung akan bertambah,” katanya.

Dimana sepanjang 2025, Satgas Polres Sambas bidang ketahanan pangan serta dukungan Pemkab Sambas, Dinas Pertanian, kecamatan, Pemdes, poktan, swasta dan semua pihak, sehingga Kabupaten Sambas sudah menghasilkan sejumlah 254,6 ton jagung pipil. Kemudian yang sudah disetorkan ke Bulog sekitar 173 ton, hal ini sesuai dengan Inpres Nomor 10 tentang cadangan pangan jagung.

“Semua harus berkesinambungan, sehingga di 2026 harus bisa mengulang kesuksesan tanam jagung di 2025. Namun, bagaimana di Januari yang orang sebut hujan sehari-hari, sehingga harus ada usaha lebih,” katanya.

Wabup Sambas menyampaikan apresiasi kepada dukungan Polres Sambas dan Desa Durian. Sehingga dengan semangat tinggi, desa yang tak punya lahan kemudian menumpang masih bisa sukses. Sehingga desa yang memiliki lahan cukup harus lebih sukses lagi.

“Desa Durian tak punya lahan sehingga berkebun di Desa Sebayan dan itu sukses karena semangat tinggi, jadi kami harap Desa Sebayan yang punya lahan harus lebih sukses,” katanya.

Dalam kegiatan panen tersebut, tersambung secara zoom dengan panen jagung nasional yang dipusatkan di Bekasi yang dihadiri Kapolri, Mentan serta Anggota DPR RI. Di Sebayan, Kapolres bersama Wabup, Dandim, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten, Anggota DPRD Provinsi, Camat, perwakilan Kejari, Bulog, poktan, mahasiswa dan masyarakat melakukan panen jagung bersama. (fah)

Editor : Hanif
#Ketahanan Pangan Daerah #panen jagung #jagung #sambas