PONTIANAK POST - Sejumlah masyarakat di beberapa desa di Kabupaten Sambas melaksanakan tradisi Sya’ban. Dimana mereka mengundang tetangga atau kerabat di tempat tinggalnya untuk makan bersama dan berdoa.
Tradisi tersebut biasa dilaksanakan sebelum memasuki Bulan Ramadan atau di bulan Sya’ban. Dimana ada warga berniat bersedekah makan kepada tetangga atau kerabat dan melakukan doa bersama.
Seperti diakui Arti, warga Sekura, Kecamatan Teluk Keramat. Dirinya di bulan sya’ban ini, banyak mendapat undangan dari tetangga atau kerabat untuk “makan Sya’ban”. “Hari ini, ada undangan Sya’banan dari warga dekat rumah,” katanya.
Arti, seorang ibu ini pun menyampaikan jika di daerahnya tradisi Sya’banan masih banyak dilakukan masyarakat. Mereka mengundang warga lain untuk datang ke rumahnya, untuk makan sya’banan dan doa bersama.
“Kalau menjelang puasa atau di bulan Sya’ban, masih banyak warga yang melaksanakan tradisi Sya’banan, terutama bagi mereka yang memiliki rezeki lebih dengan niat untuk bersedekah dan doa bersama,” katanya.
Hal sama disampaikan Inas, dirinya beberapa hari lalu juga memenuhi undangan dari warga di dekat rumah yang melaksanakan Sya’banan.
Dirinya menyebutkan hal tersebut, menjadi rutinitas yang dilakukan setiap bulan Sya’ban. “Biasanya bagi warga memang mempersiapkan untuk kegiatan makan Sya’ban, dan kemudian jika memang pas ada rezeki kegiatan itu dilaksanakan,” katanya. (fah)
Editor : Hanif