Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Sambas Tekankan Pentingnya Edukasi Kreatif dalam Upaya Penurunan Stunting

Fahrozi PP • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:24 WIB

 

KOORDINASI: Kegiatan kunjungan koordinasi DPRD Kabupaten Sambas ke Kemendukbangga RI.
KOORDINASI: Kegiatan kunjungan koordinasi DPRD Kabupaten Sambas ke Kemendukbangga RI.

PONTIANAK POST - Selain program kesehatan dan bantuan gizi, pendekatan edukasi yang kreatif juga perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sambas Nurmaya Dewi usai melaksanakan kunjungan koordinasi Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas ke Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)  BKKBN RI.

“Dalam kegiatan tersebut, kami bersama kementerian membahas upaya percepatan penurunan stunting, dan itu harus menjadi fokus utama dan melibatkan banyak pihak,” katanya.

Berbagai strategi nasional penanganan stunting diantaranya dilakukan melalui penguatan pembangunan keluarga, pemanfaatan data keluarga secara akurat, serta intervensi pada masa 1.000 hari pertama kehidupan anak yang menjadi periode paling penting dalam mencegah stunting.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar sosialisasi bisa mengena ke masyarakat. Salah satunya bisa dengan membuat film edukasi. “Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat film atau video edukasi yang berisi pesan-pesan pencegahan stunting, sehingga lebih mudah dipahami masyarakat dari berbagai kalangan,” katanya.

Dalam film tersebut, diberikan pemahaman bagaimana pemenuhan gizi, serta pola asuh anak. Kemudian menarik untuk ditonton oleh remaja maupun orang tua sebagai upaya pencegahan stunting.

“Kami berharap ide tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam memperkuat kampanye edukasi stunting secara lebih luas, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Sambas H As’an menyampaikan pencegahan stunting bisa dimulai dengan cara sederhana, yakni di lingkungan keluarga. Diantaranya memenuhi asupan gizi anak. “Pemenuhan gizi bisa dilakukan meski dengan biaya yang kecil atau tidak mahal,” katanya.

Namun hal itu harus dimulai dengan pemahaman orang tua jika pencegahan stunting tidak selalu harus dengan makanan mahal, tetapi bisa dimulai dari bahan pangan sederhana yang bergizi. (fah)

Editor : Hanif
#Kolaborasi #Penurunan Stunting #edukasi kreatif #DPRD Sambas #masyarakat