PONTIANAK POST - Warga korban kebakaran di Pasar Simpang Empat Kecamatan Tangaran dan Sengawang Teluk Keramat, Jumat (27/3) menerima donasi hasil penjualan tiket Grasstrack Championship yang digelar di Sirkuit Dataran Merdeka Desa Simpang Empat Kecamatan Tangaran.
Ada sepuluh penerima bantuan yang merupakan warga yang menjadi korban kebakaran, ditambah satu dari Sengawang yang menerima donasi yang diserahkan secara langsung oleh Erwan, Ketua Penyelenggara Grasstrack, bersama Kepala Desa Simpang Empat dan Kasubsektor Polsek Teluk Keramat.
Kepala Desa Simpang Empat, Karnain menyampaikan ucapan terimakasih kepada Erwan dan Tim, yang menyampaikan kepeduliannya kepada warga korban kebekaran di Pasar Simpang Empat.
"Panitia penyelenggara dan Tim sengaja menyiapkan even untuk mengumpulkan donasi yang saat ini diserahkan, ini menjadi bentuk kepedulian yang patut diapresiasi," kata Kades Simpang Empat.
Menurutnya, apa yang dilakukan ini bisa menjadi keberkahan bersama terutama Tim dari Pak Erwan. "Mudah-mudahan upaya yang dilakukan menjadi berkah, even-even grasstrack tetap mengudara dan tentunya berdampak ke masyarakat," katanya.
Tapi memang sesuai informasi, saat kegiatan grasstrack kondisi BBM sulit, sehingga penonton tak seramai biasanya.
"Tapi memang kondisi BBM sulit penonton kurang ramai, sehingga jumlah tiket yang terjual kurang lebih sepertiga dari biasanya tapi hal itu tqk mengurangi semangat berdonasi," katanya.
Erwan, Penyelenggara Grasstrack menyampaikan sesuai laporan yang ada, sepuluh warga menjadi menjadi korban kebakaran di Pasar Simpang Empat, kemudian satu warga dari Sengawang Kecamatan Teluk Keramat juga terkena musibah kebakaran.
Sehingga dari data inilah donasi dari penyisihan tiket grasstrack disalurkan ditambah juga donasi dari IMI Korwil Sambas.
"Penyerahan donasi kami lakukan pada Jumat (27/3) di warkop dekat lokasi kebakaran," kata Erwan.
Dirinya menyebutkan jangan dilihat dari jumlahnya. Namun ini menjadi wujud kepedulian terhadap warga yang terkena musibah.
Terlebih ajang balap tersebut digelar dikondisi susahnya masyarakat mendapatkan BBM yang itu memberikan dampak jumlah penonton meski panitia juga menggelar hiburan musik.
"Setelah kegiatan grasstrack, kami langsung menyisihkan sebagian uang dari total tiket yang terjual," katanya.
Bahkan, dirinya juga menerima laporan. Dampak susahnya mendapatkan BBM kala itu, dirasakan juga pengelola tempat wisata. Meski masih ramai yang datang, tapi jumlahnya turun dibanding lebaran tahun sebelumnya.
Bujang Mahrus, salah seorang penerima menyampaikan terimakasih, lantaran dirinya menjadi salah satu yang menerima donasi dari penyisihan tiket grasstrack yang dilaksanakan Pak Erwan dan tim.
"Alhamdulillah, tidak mengira kalau menerima donasi, dan ini dilakukan oleh panitia grasstrack, mereka peduli dengan warga yang menjadi korban kebakaran, jadi kami mejyampaikan apresiasi," katanya. (fah)
Editor : Miftahul Khair