PONTIANAK POST - Pendampingan kepada warga yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) memberikan semangat dalam rangka pengembangan budidaya ikan sebagai upaya ketahanan pangan.
Seperti diakui Sarkawi, pembudidaya ikan di Desa Selakau Tua. Dirinya mengakui banyak manfaat baik bagi usaha yang ditekuninya dengan kehadiran Babinsa yang memberikan pendampingan.
"Kami merasa lebih diperhatikan dengan adanya kunjungan rutin dari pihak Koramil. Kami juga terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain memberikan motivasi, arahan-arahan yang diberikan membuat kami lebih optimis dalam mengelola kolam ini ke depannya," kata Sarkawi.
Diharapkan sinergi ini terus terjalin dengan baik. Sehingga dapat membantu masyarakat. "Apa yang dilakukan Koramil 06/Selakau, sektor perikanan di wilayah Selakau Timur dapat menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat," katanya.
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan ditingkat desa, personel Babinsa Koramil 06/Selakau mendatangi warga yang budidaya ikan milik warga di Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, belum lama ini.
Babinsa Selakau Tua Kopda Eko Budi Utomo menyampaikan kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan bukan sekadar silaturahmi biasa. Namun bagaimana melihat kegiatan ekonomi masyarakat secara langsung.
Bahkan, Kopda Eko ngobrol dengan warga di tepi kolam ikan. "Ini bagian untuk memetakan potensi sekaligus kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengelola usaha perikanan mereka," katanya.
Disampaikannya, kehadiran TNI di tengah peternak bertujuan untuk memberikan motivasi ekstra agar produktivitas ikan lokal terus meningkat.
"Kami hadir untuk memastikan roda ekonomi di sektor perikanan tetap berputar. Selain memberi semangat, kami berdiskusi mencari solusi bersama jika ada kendala teknis di lapangan, sehingga hasil panen peternak bisa lebih maksimal," kata Kopda Eko.
Ini juga bagian pendampingan yang merupakan tugas rutin aparat kewilayahan dalam mendukung kemandirian pangan, sekaligus menjaga kedekatan emosional antara TNI dan rakyat. (fah)
Editor : Hanif