PONTIANAK POST - Sejumlah pengunjung Car Free Day (CFD) Sambas memperlihatkan bisa memainkan sejumlah alat permainan tradisional kepada kawan-kawannya yang diantaranya tidak bisa menggunakannya, terutama egrang.
Eri misalnya, meski dirinya termasuk generasi Z atau Gen Z yang lekat dengan kemajuan di era digital saat ini. Masih bisa memainkan alat permainan tradisional, seperti egrang yang memerlukan skill khusus.
“Masih bisa berjalan pakai egrang, karena meski hanya satu atau dua kali pernah memainkan alat ini, tapi tetap bisa,” katanya, sambil memperlihatkan kepada kawan-kawannya, Minggu (24/5) diarea CFD Sambas.
Berbeda dengan Eri, pengunjung lainnya yakni Isar mengaku tak bisa memainkan egrang. Dirinya pun mengakui jika di media sosial melihat alat tersebut dan bisa melihat langsung ketika ada di CFD Sambas. “Kalau melihat di medsos seperti tiktok pernah, tapi kalau memainkan secara langsung baru kali ini, jadi maklum belum bisa,” katanya.
Baca Juga: Polres Sambas Beri Kenaikan Pangkat Pengabdian kepada Kapolsek Paloh Sa’emni
Permainan tradisional menjadi pilihan sejumlah pengunjung CFD Sambas, setelah berolahraga dan kulineran di area UMKM yang setiap pelaksanaan CFD selalu ramai dengan aneka jualannya, mulai dari makanan dan minuman.
TP PKK Kabupaten Sambas, memberikan perhatian serius terhadap keberadaan pelaku UKM yang ada, sehingga ajang CFD yang selalu disupport oleh PKK, menjadi ajang berkembangnya para pelaku usaha yang diantaranya datang dari keluarga.(fah)
Editor : Hanif