PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Sambas terus mendorong peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman (IP) guna memperkuat posisi daerah sebagai lumbung pangan di Kalimantan Barat.
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi mengatakan potensi pengembangan lahan pertanian pangan di Sambas masih cukup besar. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan organisasi petani untuk memajukan sektor pertanian.
"Pemerintah bersama dengan organisasi petani, akan terus bersinergi dalam merumuskan program strategis dalam rangka memajukan pertanian di Kabupaten Sambas," katanya.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Dorong HKTI Perkuat Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian
Menurut Heroaldi, selain memanfaatkan potensi lahan, peningkatan masa tanam dalam satu tahun menjadi langkah penting untuk mendongkrak produksi beras.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas Apriadi mengatakan, indeks pertanaman padi yang pada 2025 berada di angka 1,91 ditargetkan meningkat menjadi 2,5 hingga 3 pada 2026.
"Kabupaten Sambas akan terus mendukung swasembada pangan nasional. Sehingga upaya peningkatan tanam padi akan dilakukan. Dimana pada 2025, Indeks Pertanaman (IP) pada posisi 1,91, sehingga diharapkan di 2026 bisa naik menjadi 2,5 hingga 3, sehingga dengan demikian secara otomatis produksi akan meningkat," ujarnya.
Apriadi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog agar gabah petani dapat terserap sesuai harga pemerintah. Menurutnya, sempat terjadi penurunan harga gabah pada akhir 2025 dan awal 2026 karena Bulog belum menerima penugasan penyerapan dari Badan Pangan Nasional. Namun sejak pertengahan Januari 2026, Bulog kembali membeli gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Baca Juga: Stok Beras Nasional Tembus Rekor, Indonesia Bidik Swasembada Pangan Berkelanjutan
Berdasarkan data 2025, produksi padi Kabupaten Sambas mencapai sekitar 62 ribu ton. Pemerintah menargetkan produksi tersebut terus meningkat melalui optimalisasi lahan dan penambahan masa tanam. (fah)
Editor : Hanif