PONTIANAK POST - Sebanyak 52 tim dari Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Kubu Raya mengikuti Lomba Zikir Maulid dan Nazam yang digelar Polsek Selakau, Polres Sambas, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Selakau dan dijadwalkan selama tujuh hari.
Pembukaan lomba dilakukan Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo yang diwakili Wakapolres Sambas Kompol Hilman, Sabtu (11/7) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya religi sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sambas Libatkan Anak Panti Asuhan dan Salurkan Bantuan Sosial
Ratusan Peserta Berasal dari Empat Daerah
Ketua Panitia, Dedi Mariyadi, mengatakan lomba tersebut merupakan gagasan Kapolsek Selakau, IPDA Tri Kurnia Setiawan.
Sebanyak 52 tim ambil bagian, terdiri atas 37 tim kategori Zikir Maulid putri dan 15 tim kategori Zikir Nazam putra.
"Alhamdulillah untuk peserta putri dari Kabupaten Sambas sebanyak 26 tim, dari Kota Singkawang lima tim, Bengkayang dua tim, dan Kubu Raya empat tim. Untuk putra, 15 tim terdiri dari Sambas 12 tim, Kota Singkawang satu tim, dan Kubu Raya satu tim," katanya.
Menurut Dedi, kategori putri memperebutkan juara I, II, III, serta harapan I, II, dan III. Sementara kategori putra memperebutkan juara I, II, III, dan harapan I.
Pemerintah Kecamatan Apresiasi Pelestarian Budaya Religi
Camat Selakau, Alfianra, mengapresiasi penyelenggaraan lomba tersebut. Menurutnya, selama menjabat camat, baru kali ini lomba zikir digelar dalam rangka Hari Bhayangkara.
"Kapolsek Selakau dan jajaran selain melaksanakan gotong royong dan lain-lain, juga mengadakan lomba Zikir Nazam dan Maulid," katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dan tidak hanya digagas oleh Polsek Selakau.
"Ini kegiatan sangat baik karena mendukung program dan visi misi Bupati Sambas. Mudah-mudahan kegiatan ini terus dilaksanakan di tahun-tahun yang akan datang. Dan jangan hanya Kapolsek Selakau, ke depannya bisa dilaksanakan oleh kepala desa atau pihak lainnya yang ada di Selakau," ujarnya.
Menurut Alfianra, lomba tersebut menjadi bentuk kepedulian Polsek Selakau dan Polres Sambas dalam menjaga warisan budaya religi yang masih hidup di tengah masyarakat.
"Kegiatan Zikir Nazam dan Maulid adalah budaya yang harus dilestarikan. Yang lebih membanggakan, kegiatan ini diikuti 52 tim yang bukan saja dari Kabupaten Sambas, tetapi juga dari beberapa daerah di Kalimantan Barat," katanya.
Momentum Mempererat Silaturahmi dan Kamtibmas
Kapolsek Selakau, IPDA Tri Kurnia Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, termasuk tim yang datang dari luar Kabupaten Sambas. Ia bahkan mempersilakan peserta dari luar daerah untuk menginap di Mapolsek Selakau.
Menurut Tri, lomba tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kearifan lokal, tetapi juga mempererat silaturahmi dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
"Hari Bhayangkara harus dimeriahkan bersama-sama dengan masyarakat. Ajang ini terselenggara berkat sinergi antara Polsek Selakau, masyarakat, pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Selakau maupun Kabupaten Sambas.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Salurkan Bansos ke Lembaga Yatim Piatu Baitul Maqdis
Polres Sambas Harapkan Hubungan Polisi dan Masyarakat Makin Erat
Wakapolres Sambas Kompol Hilman yang mewakili Kapolres Sambas berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian.
"Kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara di Polsek Selakau menumbuhkan semangat kebersamaan. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia, pemerintah desa, camat, pihak lainnya, serta Kapolsek Selakau dan jajaran," katanya.(fah)
Editor : Uray Ronald