PONTIANAK POST - Bupati Sambas H Satono meminta Bulog menyesuaikan harga pembelian gabah petani dengan kondisi ekonomi saat ini. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan, termasuk bahan bakar minyak (BBM), dinilai perlu menjadi pertimbangan dalam penetapan harga gabah.
“Saya berharap harga gabah di-up-lah, karena harga kebutuhan naik, harga solar, bensin dan segala macam sekarang sudah naik,” kata Satono, Selasa (18/8).
Menurutnya, penyesuaian harga diperlukan karena harga pembelian yang berlaku saat ini ditetapkan berdasarkan kondisi sebelumnya. “Jadi adanya penyesuaian dengan kondisi yang terjadi sekarang, artinya penetapan harga lama menyesuaikan kondisi lama, sehingga sekarang juga harus mengacu pada situasi dan kondisi sekarang,” katanya.
Baca Juga: Terseret Arus Sungai Sambas Besar, Pria 23 Tahun Tenggelam di Sejangkung
Satono menyebut, berdasarkan informasi dari sejumlah petani, harga gabah kualitas biasa yang dibeli Bulog saat ini sekitar Rp6.500 per kilogram. Sementara gabah dengan kualitas lebih baik diperkirakan dapat mencapai Rp7.000 per kilogram.
Dia berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, termasuk melalui penataan harga pembelian gabah, dapat meningkatkan semangat petani dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani akan turut mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Sambas.(fah)
Editor : Hanif