Sebubus Didorong Jadi Sentra Garam Rakyat Unggulan Kalimantan Barat

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 02:06 WIB
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus saat meninjau langsung usaha garam rakyat di Desa Sebubus, Sabtu (22/8) (Antara / HO : Prokopim Kalbar)
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus saat meninjau langsung usaha garam rakyat di Desa Sebubus, Sabtu (22/8) (Antara / HO : Prokopim Kalbar)

PONTIANAK POST - Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, didorong menjadi sentra garam rakyat unggulan di Kalimantan Barat dengan meningkatkan produksi, kualitas, hingga pemasaran produk.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengatakan Desa Sebubus memiliki potensi besar untuk mengembangkan produksi garam karena didukung garis pantai yang panjang, ketersediaan air laut, serta kondisi cuaca yang mendukung proses produksi.

"Desa Sebubus memiliki potensi besar mengembangkan produksi garam karena didukung garis pantai yang panjang, ketersediaan air laut, serta kondisi cuaca yang mendukung proses produksi," kata Krisantus saat meninjau langsung usaha garam rakyat di Sambas, Sabtu.

Dalam kunjungan tersebut, Krisantus melihat tahapan produksi garam yang dilakukan masyarakat, mulai dari pemompaan air laut, pengendapan di kolam, penjemuran hingga pengemasan.

"Ini potensi yang luar biasa. Satu bedengan bisa menghasilkan sekitar satu ton garam. Kalau satu kilogram dijual Rp2.000, berarti satu ton bisa menghasilkan sekitar Rp2 juta dari satu bedengan," ujarnya.

Menurut Krisantus, peningkatan jumlah dan kapasitas bedengan dapat mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Dorong Garam Sebubus Masuk Pasar Lebih Luas

Krisantus juga mendorong agar garam produksi Sebubus tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pengolahan ikan, tetapi dikembangkan menjadi garam konsumsi yang memenuhi standar mutu dan kesehatan.

"Ke depan, kita harapkan garam ini tidak hanya untuk mengolah ikan, tetapi juga bisa menjadi garam konsumsi dengan penambahan yodium sehingga memenuhi standar untuk dikonsumsi," katanya.

Ia mengatakan peningkatan kualitas produk perlu diikuti penguatan merek dan kemasan agar garam Sebubus mampu menjangkau pasar lebih luas, termasuk supermarket dan minimarket di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar, kata Krisantus, siap memberikan dukungan melalui bantuan peralatan, pelatihan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, pemenuhan standar mutu, hingga fasilitasi pemasaran.

"Pemerintah Provinsi berkomitmen membantu dari sisi alat, pelatihan hingga pemasaran. Harapan saya, Desa Sebubus ke depan bisa menjadi sentra garam rakyat terbesar di Kalimantan Barat," tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Krisantus juga berdialog dengan kelompok usaha garam rakyat untuk mengetahui kapasitas produksi, kendala, serta peluang pengembangan usaha. Ia juga menyerahkan bantuan sebagai dukungan pemerintah daerah.

Pemprov Kalbar akan menindaklanjuti hasil peninjauan melalui penguatan kapasitas pelaku usaha, peningkatan kualitas dan sertifikasi produk, serta fasilitasi kemitraan dan pemasaran.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing garam rakyat sekaligus membuka peluang Desa Sebubus menjadi salah satu sentra garam unggulan Kalimantan Barat. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
garam rakyat Kalbar Krisantus Kurniawan Desa Sebubus WAKIL GUBERNUR KALBAR