Di acara pelepasan Tim PS Sanggau, Kamis (7/10), bupati mengatakan bahwa pengalaman dan sejarah membuktikan bahwa Sanggau mampu bersaing dengan tim lainnya. Hanya butuh pemantapan mental agar lebih baik kedepannya dengan tujuan prestasi.
“Pengalaman menunjukkan bahwa pemain Sanggau itu hebat. Yang perlu di asah yaitu mental. Tapi saya percaya yang terpilih ini pasti mentalnya sudah bagus,” ujarnya.
PS Sanggau sendiri menggunakan lambang sabang merah. Bupati mengungkapkan bahwa lambang tersebut sebagai tanda, apabila maknanya dapat tanamkan di dalam hati setiap orang Sanggau, termasuk para pemain, maka akan terwujud bahwa Sanggau Bangga Mengukir Sejarah (Sabang Merah).
“Tanamkan di hati kalian terkait dengan Sabang Merah ini. Mengapa sabang merah, agar kalian dapat membanggakan Kabupaten Sanggau. Karena bisa lolos Liga 3 maka kalian mengukir sejarah, karena Sanggau belum pernah lolos di Liga 3. Nah, kesempatan ini kalian gunakan dengan sabaik mungkin agar dapat mengukir sejarah bahwa PS Sanggau lolos Liga 3 Zona Kalbar,” ungkapnya.
“Tim harus semangat, selamat berjuang dan dimana sekarang masih dalam kondisi Pandemi Covid–19 saya minta kalian tetap jaga Kesehatan,” pesannya.
Sementara itu, Manajer Tim PS Sanggau, Lewi menyampaikan pihaknya membawa 12 orang official dan 21 pemain.
“Kami sudah melaksanakan training center (TC) mulai dari akhir Agustus, dilaksanakan kurang lebih sembilan hari dan siap untuk diberangkatkan untuk Liga 3 Zona Kalbar yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2021. Perlu kami informasikan bahwa kami akan bertanding 9 Oktober 2021 melawan Persipon pada laga perdana,” jelasnya. (sgg) Editor : admin2