"Alsintan dan Saprodi yang diserahkan ke kelompok tani untuk membantu petani agar dapat memproduksi hasil pertaniannya demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau. Tadi baru dilakukan penyerahan sebanyak 4 unit cultivator dan 140 alat penyemprot hand sprayer, pupuk dan pengendali gulma atau yang biasa disebut herbisida," jelas Kepala Dinas KPTPHP Kabupaten Sanggau, Kubin.
Menurutnya, anggaran pengadaan barang tersebut bersumber dari dana insentif daerah (DID) tahap kedua yang dikeluarkan pada tanggal 29 November 2022 yang dialokasikan dalam rangka mengatasi stunting dan inflasi daerah.
"Dari awal kami telah merencanakan dan harus konsisten dalam rangka ketersediaan pangan yang didukung oleh budi daya, tentu kita harus melaksanakan panca usaha tani dengan pengolahan awal tanah dan tentu itu harus menggunakan cultivator, setelah itu untuk membasmi hama penyakit atau gulma kita menggunakan herbisida dan hand sprayer," ungkapnya.
Pemkab Sanggau, lanjut dia, berupaya konsisten untuk menjadikan petani di Sanggau menjadi produsen baik untuk diri sendiri maupun untuk mencukupi kebutuhan pasar. Oleh karena itu, para petani nantinya harus komitmen untuk dapat memproduksi hasil tani terus menerus, jangan sampai selesai program selesai juga memproduksi lahan pertaniannya. (sgg) Editor : Misbahul Munir S