"Tahun ini kemungkinan besar tidak ada atraksi tatung di Sanggau, tapi kita upayakan seluruh rangkaian acara yang kita agendakan berlangsung meriah," ujar Pelaksana tugas (Plt) Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sanggau, Gideon, Rabu (18/1).
Gideon mengatakan perayaan Cap Go Meh dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2023. Ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan panitia, diantaranya ritual adat Cap Go Meh, dilanjutkan kompetisi barongsai antar kecamatan yang sudah ada pengurus MABT di tingkat kecamatan.
"Jadi, pengurus MABT yang ada di tingkat Kecamatan itu antara lain Kecamatan Kapuas, Parindu, Tayan Hulu, Balai, Tayan Hilir dan Meliau. Acara 5 Februari 2023 dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai, dan seluruh rangkaian acara kita pusatkan di komplek Tri Dharma Pekong Sanggau di Jalan Kartini," katanya.
Mengenai persiapan panitia dalam melaksanakan seluruh rangkaian acara, Gideon menyebut bahwa pihaknya sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, berkenaan dengan Imlek dan Cap Go Meh, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengeluarkan surat imbauan terkait perayaan Imlek 2574 dan Cap Go Meh tahun 2023 yang menitikberatkan pada tiga poin imbauan yakni pertama, bagi masyarakat yang merayakan tahun baru imlek agar menghias dan memasang serta menyalakan lampu penerangan atau lampion di teras rumah atau rumah toko (ruko) dan di lingkungan sekitarnya mulai tanggal 15 Januari sampai dengan 10 Februari 2023.
Kedua, perayaan tahun baru imlek 2574 dan Cap Go Meh tahun 2023 dilaksanakan secara sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Terakhir, Ketiga, seluruh masyarakat diimbau untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan di lingkungan masing-masing serta waspada terhadap potensi-potensi yang bisa mengganggu keamanan, ketertiban dan keharmonisan hidup bermasyarakat di Kabupaten Sanggau.
"Saya berharap imbauan ini dilaksanakan dengan baik karena ini untuk kepentingan kita bersama," tegasnya. (sgg) Editor : Misbahul Munir S