Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Sanggau: Kebudayaan Madura Harus Tetap Eksis

A'an • Selasa, 17 Oktober 2023 | 14:18 WIB

 

BECAK: Bupati dan Wakil Bupati Sanggau diarak menggunakan becak menuju lokasi kegiatan Jheg Bumih masyarakat etnis Madura.
BECAK: Bupati dan Wakil Bupati Sanggau diarak menggunakan becak menuju lokasi kegiatan Jheg Bumih masyarakat etnis Madura.

 

SANGGAU - Ritual Adat Jheg Bumih masyarakat etnis Madura di Kabupaten Sanggau digelar Selasa (17/10). Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Harvey tersebut dibuka oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi didampingi Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Yohanes Ontot.

"Gelaran Jheg Bumih ini adalah yang ketiga. Harus eksis terus. Kita sudah komitmen semua budaya dari etnis yang ada di Sanggau harus tumbuh dan berkembang serta selalu berdampingan secara harmonis," ujar bupati ketika memberikan sambutan.

Bupati menyebut, sejak pertama kali digelar kegiatan kebudayaan masyarakat Madura telah memberikan nuansa positif. Begitu juga dengan budaya etnis lainnya. Tumbuh dan berkembangnya adat, istiadat dan budaya semua etnis merupakan hal positif bagi daerah. Tidak hanya dari sisi persatuan bangsa tetapi juga edukasi berkelanjutan bagi generasi masa depan.

"Kita semua harus bangga dengan kebudayaan yang dimiliki. Semua suku bangsa harus pegang prinsip itu. Nah, kolaborasi seperti yang terlihat di Sanggau adalah bentuk harmonisasi dari fitrah keberagaman yang hakiki sebagaimana yang diedukasikan oleh Bhineka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap dalam bingkai kesatuan," jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut bupati, sudah sedari awal berkomitmen baik dari sisi anggaran maupun lainnya untuk melihat kebersamaan etnis yang beragam. Puji Tuhan, cita-cita masyarakat tentang keharmonisan itu terus semakin nampak ke permukaan dan harus tetap dirawat serta dijaga.

"Kita berharap kedepan penyelenggaraan akan semakin baik. Memang, kita ingin sekali melihat karapan sapi, tapi itu tentunya bukan sesuatu yang mudah. Apalagi seperti yang kita tahu biayanya cukup mahal. Tapi jangan berhenti bermimpi, mudah-mudahan di masa depan bisa terwujud dan masyarakat Sanggau bisa melihat karapan sapi secara langsung," harapnya. (sgg)

Editor : A'an
#Ritual Adat Jheg Bumih #sanggau #madura